Pemkot Banjarbaru Klaim Banjir Berkurang, Kini Tersisa Delapan Titik Rawan

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

salah satu titik banjir. Foto – Istimewa

MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Kota Banjarbaru terus melakukan berbagai upaya mitigasi banjir. Salah satunya melalui normalisasi sungai yang dilaksanakan oleh Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Banjarbaru, M Deny Pramudji, mengatakan hingga tahun 2025 pihaknya telah melakukan normalisasi sungai sebagai langkah jangka pendek penanganan banjir. Total panjang sungai yang telah dinormalisasi mencapai 12 kilometer dan tersebar di sejumlah wilayah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Normalisasi sungai ini cukup signifikan dalam mengurangi banjir. Terbukti dari berkurangnya titik rawan banjir di Kota Banjarbaru,” ujar Deny.

Ia menyebutkan, pada tahun 2023 terdapat 53 titik rawan banjir. Namun, hingga 2025 jumlah tersebut menurun drastis dan kini hanya tersisa delapan hingga sembilan titik.

Adapun delapan titik yang masih rawan banjir berada di Kampung Iwak Kecamatan Banjarbaru Utara, Tambak Buluh Kecamatan Landasan Ulin, Kompleks Teras Pelangi dan Pengayuan Kecamatan Liang Anggang, serta Ujung Murung dan Bangkal Kecamatan Cempaka.

Baca Juga:  Gubernur dan Kapolda Kalsel Imbau Warga Tidak Nyalakan Petasan dan Kembang Api Pada Malam Tahun Baru

Menurut Deny, wilayah Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang termasuk dataran rendah dengan ketinggian 0–1 meter di atas permukaan laut (MDPL). Kondisi tersebut menyebabkan genangan banjir bertahan lebih lama saat hujan deras.

Sementara itu, karakter banjir di Kecamatan Cempaka berbeda. Banjir di wilayah tersebut relatif cepat surut karena umumnya disebabkan limpahan air dari Gunung Kupang dan Kiram.

“Untuk Cempaka, banjir cukup teratasi dengan adanya Embung Gunung Kupang yang berfungsi sebagai pusat tangkapan air,” jelasnya.

Selain normalisasi sungai, Pemkot Banjarbaru juga terus memperkuat upaya pengendalian banjir melalui pembangunan embung serta penambahan sumur resapan di sejumlah titik. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan memberikan perlindungan lebih bagi masyarakat. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM
Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik
Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025
Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya
Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan
Empat Jembatan Dibangun Kodim 1006/Banjar, Akses Warga di Banjar dan Banjarbaru Makin Terhubung
PTAM Intan Banjar Buka Layanan Pasang Meter Baru Secara Online

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya

Berita Terbaru

Bisnis

Sensible Medical insurance Preparations

Rabu, 26 Agu 2026 - 10:31 WIB