MEDIAKITA.CO.ID – Sektor perdagangan dan reparasi menjadi salah satu sektor yang paling dominan dalam realisasi investasi di Kabupaten Banjar. Berdasarkan nilai realisasi investasi 2025, sektor perdagangan tercatat sebagai penyumbang investasi terbesar di Kabupaten Banjar.
Selain perdagangan, sejumlah sektor lain juga menjadi tujuan penanaman modal, baik dari Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Untuk PMA, lima sektor dengan realisasi investasi terbesar meliputi perdagangan dan reparasi, jasa lainnya, pertambangan, industri kimia dan farmasi, serta industri makanan.
Sedangkan dari PMDN, sektor yang menonjol yakni perdagangan dan reparasi, pertambangan, jasa lainnya, tanaman pangan dan perkebunan, serta perumahan, kawasan industri dan perkantoran. Dari sisi wilayah, minat investor juga berbeda berdasarkan jenis usaha yang dikembangkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk perdagangan dan reparasi, kawasan Kertak Hanyar dan Gambut menjadi wilayah yang banyak diminati. Sementara sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran berkembang di Kertak Hanyar, Gambut, Martapura dan Tatah Makmur. Sektor pertambangan banyak berada di Kecamatan Sungai Pinang, Pengaron, Telaga Bauntung dan Sambung Makmur.
Sementara investasi pertanian tersebar di Gambut, Martapura Barat, Martapura Timur dan Martapura. Untuk perkebunan, wilayah yang memiliki daya tarik antara lain Mataraman, Simpang Empat dan Pengaron.
Pemerintah daerah menilai setiap kecamatan memiliki potensi dan sumber daya berbeda yang menjadi pertimbangan pelaku usaha sebelum menentukan lokasi investasi.
Ke depan, sektor pertanian, perikanan dan pariwisata menjadi sektor prioritas yang akan dikembangkan Kabupaten Banjar. Dari berbagai sector tempat usaha ini, berapa banyak tenaga kerja yang diserap?.(bersambung/adv/rdn)













