Hasil TKA Jadi Evaluasi, Banjar Peringkat 3 dan 4 se-Kalsel

- Penulis

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Banjar menjadikan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada 2027.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar H Yudi Andrea saat menjadi pembina Apel Kerja Gabungan Pemerintah Kabupaten Banjar di halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura, Senin (5/10/2026) pagi.

Dalam amanatnya, Yudi mengatakan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemkab Banjar sejalan dengan upaya pembenahan birokrasi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Pemkab Banjar berkomitmen menjalankan program wajib belajar 13 tahun sekaligus memperluas akses pendidikan melalui program satu desa satu PAUD.

“Pemerintah Kabupaten Banjar berkomitmen melaksanakan program wajib belajar 13 tahun dan memperluas kesempatan belajar melalui program satu desa satu PAUD. Ini bertujuan agar layanan pendidikan usia dini semakin merata bagi seluruh anak di desa,” jelasnya.

Nilai TKA Banjar Masuk Tiga Besar

Yudi mengungkapkan, pelaksanaan TKA di Kabupaten Banjar mencatat tingkat partisipasi 100 persen.

Untuk jenjang SD, nilai rata-rata TKA Kabupaten Banjar mencapai 53,41 dan menempatkan daerah tersebut di peringkat keempat se-Kalimantan Selatan.

Sementara jenjang SMP mencatat nilai rata-rata 53,18 dan berada di peringkat ketiga se-Kalimantan Selatan.

Yudi meminta hasil tersebut tidak hanya dijadikan sebagai capaian, tetapi juga bahan evaluasi untuk memperbaiki proses pembelajaran.

Baca Juga:  Pemkab HST Jawab Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

“Jadikan hasil TKA ini sebagai bahan refleksi untuk terus berbenah pada 2027 kelak,” pesannya.

Selain TKA, Yudi menyebut pembelajaran mendalam atau deep learning telah diterapkan secara masif di sekolah-sekolah di Kabupaten Banjar.

Pendekatan tersebut menekankan pembelajaran yang berkesadaran, memuliakan dan menggembirakan bagi peserta didik.

Dorong Pemerataan Pendidikan

Yudi menegaskan, pemerintah daerah terus mendorong pemerataan layanan pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini melalui program satu desa satu PAUD.

Program wajib belajar 13 tahun juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan hasil akademik, tetapi juga bagaimana proses pembelajaran dapat memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik.

Serahkan Penghargaan Pelayanan Publik

Dalam apel tersebut juga dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Nasional Tahun 2025 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

Selain itu, Sekda Banjar didampingi Plt Asisten Administrasi Umum turut menyerahkan penghargaan hasil PEKPPP Mandiri Tahun 2025.

Apel kerja gabungan tersebut diikuti pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat fungsional ahli madya, pejabat pengawas, pejabat fungsional ahli muda, serta seluruh ASN dan PJLP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi
Satlinmas Banjar Dibekali Kemampuan Hadapi Situasi Darurat
Pelajar Banjar Raih Juara 2 Nasional O2SN Pencak Silat
Papuyu Smart Diluncurkan, Pemkab Banjar Dorong Budidaya Ikan Berbasis Digital
Gunakan Dana Desa 2026, Pemdes Tunggul Irang Gelar PKTD Bersihkan Sungai Handil Irigasi
78 Pejabat Pemkab Banjar Dilantik, Cornelius Kristiyanto Jadi Sekretaris DKISP

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:56 WIB

Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:41 WIB

Satlinmas Banjar Dibekali Kemampuan Hadapi Situasi Darurat

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:50 WIB

Pelajar Banjar Raih Juara 2 Nasional O2SN Pencak Silat

Berita Terbaru

Banjar

Satlinmas Banjar Dibekali Kemampuan Hadapi Situasi Darurat

Selasa, 6 Okt 2026 - 04:41 WIB