Komisi I Soroti Kondisi SDN 2 Landasan Ulin Utara, Sengketa Lahan Masih Belum Selesai

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi I DPRD Kota Banjarbaru melakukan peninjauan langsung ke SDN 2 Landasan Ulin Utara (Laura), Kamis (31/7/2025). Foto – Istimewa

MEDIAKITA.CO.ID- Menanggapi laporan warga soal kondisi belajar mengajar yang memprihatinkan, Komisi I DPRD Kota Banjarbaru melakukan peninjauan langsung ke SDN 2 Landasan Ulin Utara (Laura), Kamis (31/7/2025).

Dalam kunjungan tersebut, terungkap fakta mengejutkan: puluhan siswa kelas 3 dari rombongan belajar A hingga D terpaksa mengikuti proses belajar mengajar di aula terbuka tanpa sekat, meja, maupun kursi. Kondisi ini dinilai jauh dari standar pelayanan pendidikan yang layak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai solusi darurat, pihak sekolah menerima bantuan peralatan belajar dari sekolah terdekat agar proses belajar tetap bisa berlangsung. Namun Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, Ririk Sumari, menegaskan bahwa akar permasalahan bukan hanya persoalan fasilitas.

Menurutnya, permasalahan ini sudah berlangsung sejak 2014 dan berawal dari konflik lahan tempat sekolah berdiri.

“Sudah ada putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa ini, dan sudah ada pihak yang dimenangkan. Tapi persoalan tumpang tindih lahan masih berlarut-larut,” jelasnya.

Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, Ririk Sumari. Foto – Istimewa

Ririk mengungkapkan, bahwa lahan sekolah semula merupakan hasil hibah, namun terjadi kekeliruan dalam penempatan lokasi. Untuk menyelesaikan persoalan ini, Komisi I berencana membentuk tim kecil yang melibatkan Dinas Pendidikan, camat, dan lurah setempat.

Baca Juga:  Safari Maulid, Bupati HST Sapa Warga Binjai Pemangkih Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

“Tim ini nantinya akan berkoordinasi dengan pemilik lahan, H. Riza, untuk mencari solusi terbaik. Sekolah ini sudah berdiri dan menampung siswa, jadi kita harus bijak dalam mengambil langkah,” katanya.

Komisi I menargetkan, pertemuan dengan H. Riza dapat dilaksanakan dalam satu minggu ke depan. Jika tercapai kesepakatan, DPRD Banjarbaru akan mengusulkan penganggaran pembenahan sekolah pada tahun anggaran 2026.

Selain persoalan sengketa, tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SDN 2 Laura turut memperparah situasi. Jumlah rombongan belajar tidak sebanding dengan jumlah siswa, sehingga terjadi penumpukan di ruang terbuka.

“Kalau melihat kondisinya sekarang, ini belum bisa disebut sekolah. Anak-anak hanya dikumpulkan di satu ruangan tanpa fasilitas yang memadai,” tutur Ririk.

Sebagai alternatif sementara, Komisi I mengusulkan sistem belajar bergiliran atau shift agar seluruh siswa tetap bisa mendapatkan hak pendidikan secara layak. Namun, usulan ini mendapat penolakan dari sejumlah orang tua yang tetap menginginkan anak-anak mereka belajar di pagi hari.

Ririk berharap, para orang tua dapat memahami dan menerima skema belajar bergiliran demi kelangsungan pendidikan anak-anak mereka.

“Harapannya, pihak sekolah dan komite bisa menyampaikan ini dengan baik kepada orang tua. Agar siswa bisa tetap menerima pelajaran secara maksimal, dengan pembagian kelas pagi dan siang,” pungkasnya. (rdn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Pulau Laut Ditarget Rampung 2028, Ini Progres Terkininya
DPRD Banjarbaru Beri Masukan, Perubahan APBD 2026 Fokus Program Prioritas
Reses di Loktabat Utara, Qomal Tampung Aspirasi Karang Taruna dan Fasilitas Warga
HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Jalan Santai HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Banjarbaru Perkuat Kebersamaan Warga
Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian
Dua Nara Sumber Dihadirkan Dalam Kegiatan FGD RSD Idaman
Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 02:29 WIB

Jembatan Pulau Laut Ditarget Rampung 2028, Ini Progres Terkininya

Senin, 31 Agustus 2026 - 02:01 WIB

DPRD Banjarbaru Beri Masukan, Perubahan APBD 2026 Fokus Program Prioritas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Reses di Loktabat Utara, Qomal Tampung Aspirasi Karang Taruna dan Fasilitas Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:55 WIB

Jalan Santai HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Banjarbaru Perkuat Kebersamaan Warga

Berita Terbaru