Home » Meski Terkendala Cuaca, Rehabilitasi 123 Sekolah di Banjar Rampung 100 Persen

Meski Terkendala Cuaca, Rehabilitasi 123 Sekolah di Banjar Rampung 100 Persen

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdik Kabupaten Banjar, Mahriansyah. Foto – Raden

MEDIAKITA.CO.ID – Sepanjang tahun 2025, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar menuntaskan seluruh program rehabilitasi dan perbaikan sekolah dengan capaian 100 persen. Sedikitnya 123 satuan pendidikan dari berbagai jenjang menjadi sasaran kegiatan tersebut.

Program rehabilitasi ini menyasar sekolah dari jenjang PAUD, Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar. Perbaikan dilakukan untuk meningkatkan kelayakan serta ketahanan bangunan sekolah.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdik Kabupaten Banjar, Mahriansyah, menyampaikan seluruh pekerjaan telah diselesaikan sesuai perencanaan dan mekanisme yang berlaku.

“Seluruh paket pekerjaan sudah rampung. Kami memastikan setiap bangunan sekolah yang direhabilitasi memiliki struktur yang lebih kuat dan aman,” ujarnya Kamis (22/1/2025).

Ia menjelaskan, jenis pekerjaan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, mulai dari peninggian lantai bangunan, perkuatan struktur, hingga pembenahan sarana pendukung kegiatan belajar mengajar.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah kendala sempat dihadapi, terutama cuaca dan keterbatasan akses menuju beberapa lokasi sekolah. Meski demikian, hambatan tersebut tidak mengganggu penyelesaian keseluruhan pekerjaan.

“Cuaca dan akses menjadi tantangan utama, namun semua masih bisa dikendalikan hingga pekerjaan selesai,” katanya.

Terkait banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah, Mahriansyah menyebutkan beberapa sekolah memang tergenang. Namun hingga saat ini belum ditemukan kerusakan serius pada bangunan hasil rehabilitasi tahun 2025.

“Bangunan yang sudah direhabilitasi relatif aman. Air hanya menggenangi halaman dan tidak sampai masuk ke ruang kelas,” ungkapnya.

Disdik Kabupaten Banjar saat ini masih melakukan pendataan terhadap sekolah-sekolah yang terdampak banjir. Pendataan tersebut akan menjadi dasar penentuan langkah perbaikan setelah kondisi memungkinkan.

“Setelah air surut, kami akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi bangunan sebelum menetapkan tindak lanjut,” pungkasnya.

Untuk mendukung program rehabilitasi dan perbaikan sekolah tahun 2025, Disdik Kabupaten Banjar mengalokasikan anggaran sekitar Rp82 miliar.