MEDIAKITA.CO.ID — PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar menyiagakan sebanyak 30 personel setiap hari guna mengamankan sarana dan prasarana air bersih dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Langkah antisipatif ini diambil menyusul maraknya titik api di sejumlah kawasan rawan, di mana utilitas vital perusahaan berada berdekatan dengan area lahan kering yang mudah terbakar.
Direktur Utama PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar, menegaskan bahwa penyiagaan pasukan internal ini bertujuan memastikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) serta jaringan pipa distribusi tetap aman dan beroperasi normal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setiap hari kami menurunkan 30 personel untuk mengawasi dan memastikan infrastruktur PTAM Intan Banjar tidak tersambar api. Pelayanan air bersih ke masyarakat tidak boleh terganggu,” tegas Syaiful Anwar, Selasa (22/9/2026).
Poin penting dan fokus pengamanan aset vital PTAM Intan Banjar mencakup:
Patroli Rutin Titik Rawan: Menyebar petugas secara bergiliran di lokasi-lokasi strategis yang berdekatan dengan lahan rawan kebakaran.
Perlindungan Kontinuitas Layanan: Mencegah kerusakan fisik pipa distribusi agar pasokan air bersih bagi warga Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar tetap lancar.
Edukasi Lingkungan: Mengimbau masyarakat tidak membakar lahan karena berisiko merusak fasilitas publik serta memicu bahaya kabut asap.
Melalui penjagaan ketat dan kesiapsiagaan personel di lapangan, PTAM Intan Banjar berkomitmen menjaga keandalan fasilitas distribusi air bersih di tengah ancaman musim kemarau dan karhutla.













