DKPP Banjar Pastikan Ketersediaan Pangan Aman Jelang Peringatan Momen 5 Rajab

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Banjar, Sipliansyah. Foto – Raden

MEDIAKITA.CO.ID – Menjelang peringatan momen 5 Rajab (Rutinan Malam Senin Sekumpul), Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar memastikan ketersediaan bahan pangan, terutama beras dan ikan, dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kepala DKPP Banjar, Sipliansyah, mengatakan bahwa berdasarkan data terakhir, Kabupaten Banjar masih mengalami surplus gabah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Insya Allah stok ikan dan beras kita aman. Berdasarkan data statistik, kita masih surplus gabah, dan jika digiling menjadi beras, ketersediaan itu bisa bertahan hingga Juli 2026,” ujarnya Rabu (12/11/2025).

Ia menjelaskan, perhitungan tersebut didasarkan pada perbandingan antara jumlah produksi gabah dan konsumsi penduduk, termasuk distribusi beras yang dikirim ke kabupaten tetangga maupun provinsi lain.

“Surplus kita kemarin sekitar 28.000 ton, jadi kondisi pangan masih sangat terkendali,” jelasnya.

Menanggapi kemungkinan meningkatnya jumlah pengunjung selama momen 5 Rajab, Sipliansyah menegaskan bahwa pasokan beras tetap aman.

Baca Juga:  FJB dan PT AGM Perkuat Silaturahmi Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama

“Dengan banyaknya masyarakat yang datang, biasanya juga ada beras masuk dari luar. Bulog dan distributor sudah siap memasok tambahan stok jika diperlukan,” katanya.

Menurutnya, distribusi beras tidak hanya bergantung pada produksi lokal.
“Selain dari petani di Banjar, distributor juga mengambil beras dari luar daerah untuk menjaga keseimbangan stok dan permintaan selama acara besar nanti,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sipliansyah mengimbau agar para pelaku usaha pangan dan perikanan tetap menjaga kestabilan harga.

“Kami berharap stok pangan untuk momen 5 Rajab ini tetap terpenuhi dan tidak ada kenaikan harga yang signifikan, karena itu bisa memengaruhi tingkat inflasi daerah,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antar pelaku usaha, terutama dalam menjaga rantai pasok pangan tetap lancar.

“Kita ingin kegiatan keagamaan besar ini berjalan dengan baik tanpa kendala ketersediaan bahan pangan,” pungkasnya. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru