Home » Taman CBS Martapura Jadi Sorotan, Proyek Miliaran Rupiah Diduga Tidak Maksimal

Taman CBS Martapura Jadi Sorotan, Proyek Miliaran Rupiah Diduga Tidak Maksimal

MEDIAKITA.CO.ID – Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura menjadi perbincangan masyarakat setelah kondisi taman yang baru selesai direhabilitasi itu dinilai belum layak digunakan secara optimal.

Penataan ulang taman yang menelan dana APBD Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp8,09 miliar tersebut diketahui dikerjakan oleh CV Gadjah Mada melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar.

Proyek ini semula ditargetkan selesai pada penghujung 2025. Namun pelaksanaannya mengalami keterlambatan dan baru dapat dirampungkan pada Januari 2026.

Pantauan Mediakita.co.id di kawasan taman pada Minggu (1/2/2026), menunjukkan sejumlah fasilitas belum dalam kondisi ideal. Area pejalan kaki dan ruang terbuka terlihat dipenuhi genangan dan lumpur usai hujan turun.

Permukaan tanah yang belum stabil menyebabkan beberapa bagian taman sulit dilalui pengunjung. Situasi tersebut menimbulkan keluhan karena taman yang seharusnya menjadi ruang rekreasi justru terasa kurang nyaman dimanfaatkan.

Tidak hanya persoalan kebersihan dan kondisi lahan, beberapa sarana pendukung juga dilaporkan mulai mengalami kerusakan. Lampu penerangan taman di beberapa titik tidak berfungsi, sementara fasilitas tempat duduk terlihat mulai mengalami keretakan.

Selain itu, instalasi jaringan kabel di sejumlah sudut taman tampak belum tertata rapi. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran dari sisi keselamatan pengunjung.

Temuan lain yang menjadi perhatian yakni adanya lubang sumur tanpa penutup pengaman. Keberadaan fasilitas tersebut dinilai berpotensi menimbulkan risiko, khususnya bagi pengunjung yang beraktivitas pada malam hari.

Di sisi lain, vandalisme juga mulai terlihat pada beberapa fasilitas taman. Coretan pada bagian tertentu menambah kesan bahwa kawasan tersebut belum sepenuhnya terkelola dengan baik.

Kondisi tersebut memicu beragam tanggapan dari masyarakat, terutama terkait mutu pekerjaan dan pengawasan proyek. Nilai anggaran yang cukup besar membuat publik berharap taman tersebut dapat menjadi ruang terbuka hijau yang nyaman dan aman.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari DPRKPLH Kabupaten Banjar maupun pihak pelaksana proyek terkait kondisi terkini RTH CBS Martapura.