Sisa Akar Gigi Jangan Diabaikan, Berisiko Sebabkan Infeksi hingga Gangguan Organ Tubuh

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Sisa akar gigi kerap dianggap tidak berbahaya, terutama ketika sudah tidak lagi menimbulkan rasa sakit. Padahal, kondisi tersebut tetap berpotensi menjadi sumber infeksi yang dapat memicu berbagai gangguan kesehatan apabila tidak segera ditangani.

Sisa akar gigi merupakan bagian akar yang masih tertinggal di dalam gusi setelah mahkota gigi hancur akibat gigi berlubang atau patah. Meski tampak sepele, sisa akar dapat menjadi tempat menumpuknya plak, karang gigi, sisa makanan, dan bakteri penyebab infeksi.

Apabila dibiarkan dalam waktu lama, kondisi ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi, mulai dari infeksi gusi, abses gigi, bau mulut, hingga radang sinus. Dalam kondisi tertentu, infeksi dari rongga mulut bahkan dapat meningkatkan risiko gangguan pada organ lain, seperti jantung dan paru-paru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat juga perlu memahami kondisi yang dikenal sebagai dead tooth atau gigi mati. Kondisi ini terjadi ketika saraf gigi telah mati akibat kerusakan yang parah. Meskipun tidak lagi menimbulkan rasa nyeri, bakteri masih dapat berkembang di dalam gigi dan terus merusak jaringan di sekitarnya. Karena itu, hilangnya rasa sakit bukan berarti masalah pada gigi telah sembuh.

Baca Juga:  Pansus VIII DPRD Banjarbaru Matangkan Raperda Ketenagakerjaan, Perlindungan Pekerja Jadi Fokus

Penanganan sisa akar gigi harus dilakukan oleh dokter gigi. Apabila akar sudah tidak dapat dipertahankan, tindakan pencabutan menjadi pilihan yang paling aman. Pada beberapa kasus, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen untuk mengetahui posisi akar sebelum tindakan dilakukan.

Untuk mencegah terjadinya sisa akar gigi, masyarakat dianjurkan menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi sedikitnya dua kali sehari, tidak menunda penambalan gigi berlubang, serta memeriksakan kesehatan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali.

Jangan menunggu hingga timbul nyeri atau pembengkakan untuk memeriksakan gigi. Penanganan sejak dini dapat mencegah infeksi yang lebih serius sekaligus menjaga kesehatan rongga mulut dan tubuh secara keseluruhan. Senyum sehat pun berawal dari gigi yang terawat dengan baik.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan
Kelurahan Mentaos Gelar Temu Karya, Ketua Karang Taruna Mentaos Periode 2026–2030 Terpilih 
Pemusatan Diklat Paskibraka Banjarbaru 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Pengibar Merah Putih Berkarakter
DPRD Banjarbaru Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Soroti Dampak bagi UMKM
DPRD Banjarbaru Uji Publik Tiga Raperda Inisiatif, Libatkan Masyarakat hingga Akademisi
DPRD Banjarbaru Dorong Pemanfaatan Teknologi Modern untuk Cegah Karhutla
Peringati Hari Anak Nasional, RSD Idaman Banjarbaru Edukasi Orang Tua Soal Tumbuh Kembang Anak
Kabel Fiber Optik Semrawut Jadi Perhatian, Pemkot Banjarbaru Dorong Provider Pindah ke Ducting Bawah Tanah

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:27 WIB

Kelurahan Mentaos Gelar Temu Karya, Ketua Karang Taruna Mentaos Periode 2026–2030 Terpilih 

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:53 WIB

Pemusatan Diklat Paskibraka Banjarbaru 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Pengibar Merah Putih Berkarakter

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:08 WIB

DPRD Banjarbaru Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Soroti Dampak bagi UMKM

Senin, 27 Juli 2026 - 04:29 WIB

DPRD Banjarbaru Uji Publik Tiga Raperda Inisiatif, Libatkan Masyarakat hingga Akademisi

Berita Terbaru