Home » Program Bedah Rumah Digulirkan, Wali Kota Banjarbaru Tinjau Langsung RTLH di Cempaka

Program Bedah Rumah Digulirkan, Wali Kota Banjarbaru Tinjau Langsung RTLH di Cempaka

MEDIAKITA.CO.ID – Upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota Banjarbaru dengan menggulirkan program bantuan sosial perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yang mulai direalisasikan di Kelurahan Cempaka, Jumat (10/4/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, turun langsung meninjau salah satu rumah warga di RT 023 RW 008, Kecamatan Cempaka, yang akan mendapatkan bantuan bedah rumah.

Ketua RT 023 RW 008, Khairullah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kondisi warganya.

“Saya atas nama warga mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya. Semoga bantuan ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia berharap program bedah rumah dapat ditingkatkan, baik dari sisi jumlah penerima maupun cakupan wilayah, mengingat masih banyak kawasan permukiman yang membutuhkan perhatian, termasuk terkait kondisi kesehatan lingkungan.

“Di Kelurahan Cempaka masih banyak permukiman kumuh. Khusus di RT 023, kami akan terus menyampaikan kebutuhan warga agar bisa direalisasikan oleh pemerintah,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, mengatakan program ini merupakan bentuk stimulan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan mampu meningkatkan kesehatan, keselamatan, serta kualitas hidup masyarakat. Program ini juga akan disalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

Ia juga mengingatkan dinas terkait agar memperhatikan kualitas pembangunan, termasuk fasilitas pendukung seperti toilet, agar hasil program dapat berkelanjutan.

“Tahun ini, di Kelurahan Cempaka ada lima rumah yang dibedah. Secara keseluruhan, pada 2026 ditargetkan sebanyak 100 rumah di Banjarbaru akan menerima program ini,” jelasnya.

Melihat langsung kondisi rumah warga, Lisa Halaby mengaku prihatin karena sebagian besar masih tidak layak huni dan merupakan bangunan lama yang diwariskan secara turun-temurun.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang kerap terjadi akibat kelalaian penggunaan kompor, listrik, dan perangkat elektronik.

“Kita harus memastikan kompor dalam kondisi mati setelah digunakan, tidak menumpuk penggunaan stop kontak, serta rutin memeriksa instalasi listrik,” pesannya.

Warga juga diimbau untuk lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah dengan memastikan seluruh peralatan dalam kondisi aman guna mencegah risiko kebakaran. (rdn)