Banggar DPRD Balangan Soroti Tingginya SiLPA APBD 2025, Evaluasi untuk Optimalkan Anggaran Daerah

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Balangan menyoroti tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Balangan, Kecamatan Paringin Selatan, Senin (6/7/2026), dipimpin Ketua DPRD Balangan, Hj. Lindawati, didampingi Wakil Ketua I DPRD Balangan, Muhammad Rizkan. Turut hadir Ketua TAPD yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, bersama jajaran perangkat daerah terkait.

Pembahasan berlangsung intensif dengan fokus pada evaluasi realisasi anggaran serta besarnya SiLPA yang dinilai perlu menjadi perhatian bersama agar pengelolaan keuangan daerah ke depan semakin efektif, tepat sasaran, dan mampu mendorong percepatan pembangunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai rapat, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Balangan, Muhammad Rizkan, menjelaskan pembahasan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD dalam memastikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD berjalan secara transparan dan akuntabel.

Menurutnya, tingginya SiLPA harus menjadi bahan evaluasi bersama untuk mengidentifikasi berbagai faktor penyebab, sehingga perencanaan dan pelaksanaan anggaran pada tahun berikutnya dapat lebih optimal.

“Hasil rapat akan menjadi bahan evaluasi untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang menyebabkan tingginya SiLPA, sehingga penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat dilakukan lebih efektif dan anggaran mampu mendukung pelaksanaan program-program prioritas,” kata Muhammad Rizkan.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap penyebab terjadinya SiLPA sangat penting agar kondisi serupa tidak kembali terulang pada tahun anggaran berikutnya.

Baca Juga:  BPBD Balangan Beri Pembekalan Psikososial Pasca Bencana Kepada Anggota TRC

“Hal tersebut menjadi masukan dalam penyusunan APBD 2026 agar SiLPA sebesar itu tidak kembali terjadi dan program prioritas dapat dibiayai serta direalisasikan dengan baik,” jelasnya.

Muhammad Rizkan juga menegaskan bahwa dana SiLPA tidak hilang, melainkan kembali masuk ke kas daerah dan telah diperhitungkan sebagai salah satu komponen pembiayaan dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026. Meski demikian, ia menilai optimalisasi penyerapan anggaran tetap menjadi perhatian utama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara lebih cepat dan maksimal.

Sementara itu, Ketua TAPD sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, mengungkapkan realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 mencapai sekitar 85 persen, sedangkan SiLPA berada pada kisaran 15 persen.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta pengendalian anggaran pada tahun-tahun mendatang.

“Capaian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan realisasi anggaran pada tahun-tahun berikutnya. Ini menjadi catatan kita ke depan untuk terus meningkatkan realisasi anggaran,” ujar Fakhriyanto.

Melalui pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 ini, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Balangan berharap tercipta pengelolaan keuangan daerah yang semakin efektif, efisien, dan akuntabel. Evaluasi terhadap besaran SiLPA diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas penyusunan APBD 2026 sehingga anggaran daerah mampu mendukung percepatan pembangunan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Balangan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saiful Arif Hadiri Rakorwil ADKASI Kalimantan, Dorong Penguatan DPRD dan Revisi UU Pemerintahan Daerah
DPRD Balangan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Tujuh Rekomendasi Disiapkan untuk Perkuat Tata Kelola Keuangan
DPRD Balangan Serap Aspirasi PGRI, Saiful Arif Siap Kawal Penguatan Pendidikan Inklusi dan Sarana Sekolah
DPRD Balangan Apresiasi Beasiswa Anak Yatim, Syahbudin: Investasi Nyata untuk Masa Depan Generasi Daerah
FPRB Balangan Apresiasi BAPANGKU BAMITRA, Simbol Kolaborasi Membangun Masyarakat Tangguh Bencana
H. Bustani Apresiasi Rumah Panggung Evakuasi di Pupuyuan, Perkuat Ketangguhan Balangan Hadapi Bencana
DPRD Balangan Evaluasi Serapan APBD 2025, SiLPA Rp900 Miliar Jadi Alarm Perbaikan Anggaran
Keluhan Warga Ditindaklanjuti, DPRD dan BWS Kalimantan III Tinjau Langsung Bendung Pitap

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 02:03 WIB

Saiful Arif Hadiri Rakorwil ADKASI Kalimantan, Dorong Penguatan DPRD dan Revisi UU Pemerintahan Daerah

Minggu, 19 Juli 2026 - 02:02 WIB

DPRD Balangan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Tujuh Rekomendasi Disiapkan untuk Perkuat Tata Kelola Keuangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:59 WIB

DPRD Balangan Apresiasi Beasiswa Anak Yatim, Syahbudin: Investasi Nyata untuk Masa Depan Generasi Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:52 WIB

FPRB Balangan Apresiasi BAPANGKU BAMITRA, Simbol Kolaborasi Membangun Masyarakat Tangguh Bencana

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:36 WIB

H. Bustani Apresiasi Rumah Panggung Evakuasi di Pupuyuan, Perkuat Ketangguhan Balangan Hadapi Bencana

Berita Terbaru

Bisnis

Selamat Memperingati Hari Anak Nasional 2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 00:40 WIB