Ketua DPRD Banjar Minta Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar Diawasi Ketat

- Penulis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Kabupaten Banjar mendapat alokasi Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp20 miliar untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penggunaan anggaran tersebut menjadi perhatian DPRD agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Banjar, H Agus Maulana, menyambut baik bantuan dari pemerintah pusat tersebut. Namun, ia mengingatkan agar besarnya anggaran diiringi pengawasan ketat, mulai dari pelaksanaan program hingga pertanggungjawaban keuangan.

Menurut Agus, bantuan itu merupakan kesempatan bagi Kabupaten Banjar untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi karhutla, terutama di wilayah yang rawan terjadi kebakaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, dana yang dikucurkan harus digunakan sesuai peruntukan dan tidak sekadar terserap dalam kegiatan administratif.

“Harapan kami, bantuan ini benar-benar digunakan sebagaimana mestinya. Karena anggarannya cukup besar, tentu harus dikawal bersama agar tepat sasaran dan tidak terjadi penyalahgunaan,” tegasnya.

Agus juga menekankan pentingnya mengarahkan penggunaan anggaran pada upaya pencegahan, peningkatan kesiapan petugas, serta penanganan kebakaran di lapangan.

Baca Juga:  Antisipasi Kemarau, PTAM Intan Banjar Operasikan SPAM Sungai Tabuk

Menurutnya, keberhasilan pemanfaatan bantuan tersebut tidak cukup diukur dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi juga dari hasil yang dirasakan masyarakat, terutama dalam menekan risiko kebakaran hutan dan lahan.

“Jangan sampai anggaran sudah dikucurkan, tetapi dampaknya tidak dirasakan masyarakat. Harus ada hasil yang jelas, baik untuk pencegahan, kesiapsiagaan petugas, maupun penanganan di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, ia meminta seluruh program yang dibiayai melalui Banpres dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Pengawasan, lanjutnya, perlu melibatkan pemerintah daerah, lembaga pengawas, serta masyarakat agar penggunaan dana dapat dipertanggungjawabkan.

Agus berharap, bantuan senilai Rp20 miliar tersebut mampu memperkuat upaya Kabupaten Banjar dalam menghadapi ancaman karhutla. Ia juga mengingatkan agar setiap rupiah yang digunakan memberikan manfaat sesuai kebutuhan daerah.

“Intinya, bantuan ini harus memberikan manfaat nyata. Kita ingin penanganan karhutla semakin baik, risiko kebakaran bisa ditekan, dan setiap rupiah yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Kalsel Dorong Peran Aktif Warga Cegah Narkoba dan Bencana
Gotong Royong Bedah Rumah, Warga dan Babinsa Bantu Iriani di Telaga Bauntung
Respons Aduan Warga, DPKP Banjar Tangani Jalan Licin akibat Ceceran Oli
Kapolres Banjar Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas di Depan SMPN 3 Martapura
Pengadaan Lahan Sekolah Rakyat di Banjar Masuk Tahap Identifikasi dan Verifikasi
Pemkab Banjar Perluas Ajang Budaya, Sinoman Hadrah hingga Musik Panting Bersaing di Level Provinsi
Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
DPKP Banjar Kerahkan Empat Penyelam Bantu Pencarian Korban KM Virgo Transport 8

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Kapolda Kalsel Dorong Peran Aktif Warga Cegah Narkoba dan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Ketua DPRD Banjar Minta Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar Diawasi Ketat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:32 WIB

Gotong Royong Bedah Rumah, Warga dan Babinsa Bantu Iriani di Telaga Bauntung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Respons Aduan Warga, DPKP Banjar Tangani Jalan Licin akibat Ceceran Oli

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Pengadaan Lahan Sekolah Rakyat di Banjar Masuk Tahap Identifikasi dan Verifikasi

Berita Terbaru