Home » Antisipasi Lonjakan Harga, Polres Banjarbaru Cek Sembako Jelang Imlek dan Ramadan

Antisipasi Lonjakan Harga, Polres Banjarbaru Cek Sembako Jelang Imlek dan Ramadan

MEDIAKITA.CO.ID – Menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan, Polres Banjarbaru bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Perdagangan, Bulog Kalimantan Selatan, serta instansi terkait melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Bauntung, Kota Banjarbaru, Kamis (5/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di pasaran. Petugas turun langsung memantau harga kebutuhan pokok serta berdialog dengan pedagang dan responden Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Dari hasil pemantauan, masih ditemukan sejumlah komoditas yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi ini menjadi perhatian petugas agar tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasat Reskrim AKP Ari Handoyo mengatakan, kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung stabilitas pangan dan perlindungan konsumen.

“Kami bersama stakeholder terkait melakukan pemantauan langsung untuk memastikan harga tetap terkendali, terutama menjelang hari besar keagamaan. Pedagang juga kami imbau agar mematuhi ketentuan HET dan tidak melakukan penimbunan barang,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepolisian akan terus bersinergi dengan instansi terkait guna memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman. Selain itu, pedagang sembako seperti beras dan minyak goreng telah diinformasikan terkait rencana suplai dari Bulog sebagai upaya menjaga stabilitas stok dan harga.

Dalam dialog dengan pedagang, petugas juga menerima keluhan mengenai tingginya harga cabai rawit yang saat ini mencapai sekitar Rp90 ribu per kilogram. Kondisi tersebut akan terus dipantau perkembangannya guna mencegah gejolak harga lebih lanjut.

Polres Banjarbaru juga mengingatkan para pedagang agar selalu menjaga kualitas barang dagangan, sehingga bahan pokok yang dijual kepada masyarakat tetap dalam kondisi baik dan layak konsumsi.

Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan stabilitas harga pangan di wilayah Banjarbaru dapat terus terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalani perayaan Imlek dan Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran lonjakan harga kebutuhan pokok. (rdn)