Cegah Masuknya Paham Radikalisme, Kesbangpol HST Gelar Sosialisasi Kewaspadaan Dini

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan sosialisasi pencegahan dini masuknya paham radikalisme. Foto – MC HST untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar kegiatan sosialisasi kewaspadaan dini sebagai langkah preventif mencegah masuknya paham radikalisme, penyebaran hoaks, dan konten provokatif di kalangan pelajar, Rabu (10/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai ini dilaksanakan di Aula MAN 1 HST dan diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Dalam kegiatan tersebut, Kesbangpol HST menghadirkan narasumber dari Kodim 1002/HST, Polres HST, serta internal Kesbangpol. Seluruh kegiatan didanai melalui DPA Kesbangpol HST Tahun Anggaran 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan sosialisasi ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2019 tentang kewaspadaan dini di daerah, yang menekankan pentingnya deteksi sejak dini dan langkah antisipatif terhadap potensi ancaman stabilitas di tingkat lokal.

Mewakili Bupati HST, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ainur Rafiq menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, derasnya arus perkembangan teknologi informasi saat ini tidak hanya membawa kemajuan, tetapi juga melahirkan tantangan baru berupa maraknya konten negatif yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Ia menekankan bahwa generasi muda perlu dibekali pemahaman yang kuat agar mampu mengenali dan menangkal penyebaran ideologi kekerasan, sikap anti-toleransi, serta pesan-pesan yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila.

Baca Juga:  Cek Patok Tanah, Warga Banjarmasin Ditemukan Meninggal di Gambut

Lebih lanjut disampaikan, dunia pendidikan memegang peran penting sebagai benteng utama dalam membangun ketahanan ideologi serta kecerdasan digital. Pelajar dinilai menjadi kelompok yang rentan menjadi sasaran penyebaran informasi menyesatkan, terutama melalui platform media sosial.

Dalam sosialisasi tersebut juga dibahas berbagai bentuk ancaman non-militer yang berkembang di era digital, termasuk pemanfaatan media sosial dan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk menyebarkan narasi provokatif.

Radikalisme kerap menyusup melalui saluran informasi yang memelintir fakta dan menyebarkan nilai-nilai menyimpang, bahkan menyudutkan kinerja pemerintah.Beberapa wilayah di Sumatera diangkat sebagai contoh area yang menunjukkan maraknya peredaran konten bermuatan provokasi, dengan narasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik terhadap kebijakan pemerintah.

Menutup kegiatan, Ainur Rafiq mengajak para peserta untuk menjadi agen penangkal hoaks dan paham radikal di lingkungan masing-masing. Ia menegaskan bahwa sosialisasi ini bukanlah akhir, melainkan awal dari gerakan bersama untuk menjaga keutuhan bangsa.

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan literasi digital, serta mengoptimalkan peran sekolah dan masyarakat dalam mendukung program kewaspadaan dini sebagai bagian dari menjaga stabilitas daerah.(adv/mask95)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian
Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar
DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar
DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun
Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme
MTQ XLIX Kabupaten Banjar Resmi Dibuka, 725 Peserta dari 20 Kecamatan Siap Berlomba
Bupati Banjar Tinjau Pilkades Serentak, Harapkan Berlangsung Aman dan Lancar
Raih Peringkat Dua MTQN Kalsel, Pemkab Banjar Beri Bonus Kafilah Berprestasi

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:38 WIB

DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:12 WIB

DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme

Berita Terbaru