MEDIAKITA.CO.ID – Komitmen memperkuat ketahanan daerah terhadap berbagai ancaman bencana memasuki babak baru. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Balangan, Hafiz Ansyari, dipercaya memimpin Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Kabupaten Balangan untuk periode 2025–2029.
Kepercayaan tersebut disambut Hafiz Ansyari dengan rasa syukur sekaligus tanggung jawab besar untuk membangun sinergi seluruh elemen dalam upaya pengurangan risiko bencana di Kabupaten Balangan.
Ia menyampaikan apresiasi atas amanah yang diberikan dan menegaskan komitmennya untuk menjadikan Forum PRB sebagai wadah kolaborasi yang aktif, produktif, dan berorientasi pada aksi nyata dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang terus berkembang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Forum ini akan kami fokuskan pada penguatan kapasitas masyarakat, penyebarluasan informasi yang akurat, serta dukungan teknis kepada pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan berbasis risiko,” ujar Hafiz Ansyari, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, tantangan kebencanaan saat ini tidak hanya berasal dari faktor alam, tetapi juga dipengaruhi perubahan lingkungan dan aktivitas manusia. Karena itu, pendekatan pengurangan risiko bencana harus dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Hafiz mengungkapkan, Forum PRB Kabupaten Balangan mengusung visi besar yakni “Terwujudnya Kabupaten Balangan yang siaga dan tangguh bencana melalui budaya sadar bencana serta upaya pengurangan risiko melalui sistem ketahanan, ketangguhan sosial, ekonomi, dan budaya.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, Forum PRB akan menjalankan sejumlah misi strategis, di antaranya melakukan pengkajian terhadap berbagai potensi sumber bencana, baik yang disebabkan oleh faktor alam maupun dampak lingkungan dari aktivitas eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam.
Selain itu, forum juga akan memperkuat edukasi dan sosialisasi kebencanaan kepada seluruh lapisan masyarakat serta mendorong keterlibatan aktif pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan komunitas dalam membangun sistem mitigasi yang berkelanjutan.
“Tujuan Forum PRB adalah mengutamakan pengurangan risiko bencana secara partisipatif dalam perencanaan, kebijakan, dan program pembangunan di Kabupaten Balangan,” jelasnya.
Tak hanya itu, Forum PRB juga akan memperkuat sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan agar setiap langkah dan kebijakan kebencanaan dapat berjalan selaras dan menghasilkan keputusan bersama yang efektif.
Dalam jangka panjang, Forum PRB juga menargetkan pengembangan jejaring kerja sama dengan berbagai pihak strategis di tingkat lokal, regional, nasional, hingga internasional guna memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi ancaman bencana.
“Serta mengembangkan jejaring kerja sama para pihak strategis dalam Forum PRB Kabupaten Balangan pada tingkat lokal, daerah, nasional, bahkan internasional,” ungkapnya.
Hafiz menegaskan bahwa mewujudkan daerah yang tangguh bencana bukanlah tugas satu lembaga semata. Diperlukan kolaborasi, dukungan, dan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk membangun budaya sadar bencana yang kuat.
“Kami memohon dukungan, arahan, dan kerja sama dari seluruh pihak agar tujuan mewujudkan kabupaten yang tangguh bencana dapat segera terwujud,” tambahnya.
Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, penguatan kapasitas masyarakat, serta peningkatan edukasi kebencanaan yang berkelanjutan, Forum PRB Kabupaten Balangan optimistis mampu menjadi motor penggerak lahirnya masyarakat yang lebih siap, sigap, dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.













