MEDIAKITA.CO.ID – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Banjar menggelar tasyakuran atas capaian Kafilah Kabupaten Banjar pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan berlangsung di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Rabu (22/7/2026).
Tasyakuran dipimpin Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H Yudi Andrea, jajaran pengurus LPTQ, pelatih, pembina, serta para anggota kafilah.
Dalam sambutannya, Habib Idrus menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, dan pengurus LPTQ yang telah mengantarkan Kabupaten Banjar meraih peringkat kedua pada MTQN XXXVII tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Prestasi ini patut kita syukuri. Namun, jangan sampai membuat kita cepat berpuas diri. Jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat kaderisasi, serta mempersiapkan generasi Qurani yang tidak hanya mampu berprestasi di arena musabaqah, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi pijakan untuk kembali merebut gelar juara umum pada penyelenggaraan MTQ mendatang sekaligus meningkatkan daya saing Kabupaten Banjar hingga tingkat nasional.
Habib Idrus juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta, baik yang berhasil meraih prestasi maupun yang belum memperoleh hasil sesuai harapan.
“Jadikan keberhasilan ini sebagai amanah untuk terus mengembangkan kemampuan dan menjadi teladan di tengah masyarakat. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Teruslah belajar, berlatih, dan persiapkan diri untuk kesempatan berikutnya,” pesannya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Banjar menyerahkan bonus kepada para kafilah berprestasi. Menurut Habib Idrus, penghargaan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan generasi Qurani sekaligus memotivasi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan.
Sementara itu, Ketua Kontingen Kabupaten Banjar Miftahudin mengungkapkan, pada MTQN XXXVII Kabupaten Banjar berhasil meraih 14 gelar juara pertama, 10 juara kedua, enam juara ketiga, serta sejumlah juara harapan. Raihan tersebut menempatkan Kabupaten Banjar di peringkat kedua klasemen akhir dengan total 270 poin.
Ia menjelaskan, secara akumulasi poin Kabupaten Banjar berada di atas Kota Banjarmasin yang mengumpulkan 265 poin. Karena itu, pihaknya telah menyampaikan surat resmi kepada LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan untuk meminta penjelasan mengenai mekanisme penetapan juara umum.
“Secara perolehan poin, Kabupaten Banjar mengumpulkan 270 poin, lebih tinggi dibanding Banjarmasin yang memperoleh 265 poin. Karena itu kami telah menyampaikan surat resmi kepada LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan untuk meminta penjelasan terkait penetapan juara umum,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Banjar juga menyerahkan penghargaan dan uang pembinaan kepada para kafilah berprestasi. Rifqie Faqih Rahman sebagai Terbaik I menerima uang pembinaan sebesar Rp20 juta, Ahmad Fauzan Burhan Al Fatih sebagai Terbaik II menerima Rp15 juta, Muhammad Mawabib sebagai Terbaik III menerima Rp10 juta, sedangkan penghargaan Terbaik Beregu diberikan kepada Nisrina Aghnia dengan uang pembinaan sebesar Rp30 juta.













