Barang Terlarang di Lapas Perempuan Martapura Berkurang, Tes Urine Petugas dan Warga Binaan Negatif

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy saat memperlihatkan apa saja barang yang disita. Foto – Raden

MEDIAKITA.CO.ID – Upaya menjaga lingkungan pemasyarakatan bebas dari narkoba dan barang terlarang terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Perempuan Martapura. Dalam razia gabungan yang digelar Jumat (24/10/2025) malam, petugas menemukan sejumlah barang terlarang, namun jumlahnya tercatat menurun dibandingkan razia sebelumnya.

Razia tersebut dilakukan bersama personel Kodim 1006/Banjar, Polres Banjar, dan BNN Kota Banjarbaru, dengan menyasar dua blok minimum yang terdiri dari 14 kamar warga binaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pihaknya untuk menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba dan handphone.

“Kami melaksanakan razia bersama Polres Banjar, BNNK Banjarbaru, dan Kodim 1006/Banjar di dua blok, yakni Blok Minimum 1 dan 2, dengan total 14 kamar,” ungkap Evi.

Selain memeriksa kamar warga binaan, petugas juga melakukan tes urine terhadap 10 warga binaan dan 35 pegawai lapas. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif dari narkoba.

“Dari seluruh hasil tes urine yang kami lakukan, baik terhadap warga binaan maupun petugas, semuanya dinyatakan negatif,” ujarnya.

Dalam razia tersebut, petugas menemukan beberapa barang seperti sendok logam, kaca kecil, dan peralatan pribadi lainnya yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar warga binaan.

Baca Juga:  Pemegang Saham Sepakat, Abdullah Saraji Lanjutkan Jabatan Direktur Umum PT Air Minum Intan Banjar

“Barang-barang yang ditemukan sebenarnya kebutuhan pribadi, namun tetap tidak diperbolehkan di dalam blok,” jelas Evi.

Ia menyebutkan, jumlah barang temuan kali ini mengalami penurunan dibandingkan dengan razia sebelumnya, meskipun jenisnya relatif sama.

“Kalau dibandingkan sebelumnya, barang yang ditemukan sekarang memang mirip jenisnya, tetapi jumlahnya berkurang,” ucapnya.

Evi menegaskan, kegiatan razia gabungan ini merupakan bagian dari pelaksanaan 13 akselerasi Kementerian Hukum dan HAM, khususnya dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba dan peredaran handphone di dalam lapas.

“Ini bentuk komitmen kami agar Lapas Perempuan Martapura benar-benar bersih dari narkoba dan HP. Ke depan, kami berharap sinergi dengan aparat penegak hukum bisa terus berjalan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Banjarbaru, AKBP Arif Wahyu Bibitharta, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi langkah konsisten Lapas Perempuan Martapura dalam menjaga ketertiban dan melakukan pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Kegiatan seperti ini diharapkan bisa berkesinambungan, karena menjadi bagian dari upaya pencegahan. Apalagi tes urine dilakukan tidak hanya kepada warga binaan, tapi juga kepada pegawai lapas,” katanya.

Arif juga memuji adanya penurunan jumlah barang terlarang yang ditemukan, menandakan peningkatan kesadaran dan pengawasan di lingkungan lapas semakin baik.

“Kami mengapresiasi Lapas Perempuan Martapura. Dari hasil razia, terlihat ada penurunan jumlah barang bukti meski jenisnya masih sama,” pungkasnya. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HKG PKK ke-54 Tingkat Kalsel, Gubernur H Muhidin Tekankan Sinergi SKPD dengan PKK
Semarak HKG PKK ke-54 Kalsel, Dari Penghargaan Kader hingga Dukungan UMKM Lokal
Gubernur H. Muhidin Dukung Program Tukar Sampah dengan Sembako; Gaungkan Budaya Kebersihan dari Lingkungan
Gubernur H. Muhidin Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tambun Bungai Cup 2026
Gubernur Kalsel H Muhidin Pastikan PLN Percepat Pemulihan Kelistrikan, Dua Pembangkit Besar Segera Beroperasi Normal pada 5 Agustus 2026
Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2026
Keceriaan Anak-Anak PAUD Bersama Hj Fathul Jannah Muhidin di Perpustakaan
Perlindungan Perempuan dan Anak di Pondok Pesantren se- Kalsel; Gubernur H. Muhidin Tandatangani Pembentukan Forum Bersama Pencegahan dan Penangan Kekerasan Serta Kejahatan Siber

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:06 WIB

HKG PKK ke-54 Tingkat Kalsel, Gubernur H Muhidin Tekankan Sinergi SKPD dengan PKK

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:03 WIB

Semarak HKG PKK ke-54 Kalsel, Dari Penghargaan Kader hingga Dukungan UMKM Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:58 WIB

Gubernur H. Muhidin Dukung Program Tukar Sampah dengan Sembako; Gaungkan Budaya Kebersihan dari Lingkungan

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:56 WIB

Gubernur H. Muhidin Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tambun Bungai Cup 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:11 WIB

Gubernur Kalsel H Muhidin Pastikan PLN Percepat Pemulihan Kelistrikan, Dua Pembangkit Besar Segera Beroperasi Normal pada 5 Agustus 2026

Berita Terbaru

Bisnis

Sensible Medical insurance Preparations

Rabu, 26 Agu 2026 - 10:31 WIB