Gubernur Kalsel H Muhidin Pastikan PLN Percepat Pemulihan Kelistrikan, Dua Pembangkit Besar Segera Beroperasi Normal pada 5 Agustus 2026

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mengawal percepatan pemulihan sistem kelistrikan bersama PLN Pusat menyusul terjadinya pemadaman bergilir di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama pihak PLN Kalselteng, tengah intens melakukan pengawalan dan koordinasi penanganan gangguan pasokan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah secara intensif.

Sebagai bentuk keseriusan dan perhatian terkait kondisi kelistrikan di wilayah Kalselteng tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin kembali memanggil dan melakukan pertemuan bersama perwakilan petinggi PLN.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kali ini, Gubernur H Muhidin bertemu dan berkoordinasi langsung bersama PLN pusat, Saleh Siswanto selaku Executive Vice President Operational Sumatera Kalimantan dan GM PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono pada Rabu (29/7/2026) di Banjarbaru.

Dalam koordinasi itu, Gubernur H Muhidin meminta tim dari pusat segera turun ke daerah untuk memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kondisi pembangkit listrik yang menjadi penyebab terganggunya pasokan listrik.

Gubernur H Muhidin juga meluruskan informasi yang sempat beredar di masyarakat terkait lokasi pembangkit listrik.
Ia menjelaskan bahwa pembangkit berkapasitas 2×100 megawatt yang berada di Kabupaten Gunung Mas, Kuala Purun Kalimantan Tengah, bukan merupakan IPP Murung Raya, sebagaimana sempat diberitakan, melainkan pembangkit milik SKS Listrik Kalimantan (SLK).

Untuk memastikan kondisi di lapangan, Gubernur berencana melakukan peninjauan langsung bersama jajaran terkait.

“Insha Allah minggu depan kita akan melakukan peninjauan di PLTU Asam-Asam bersama jajaran PLN, untuk memastikan bahwa proses perbaikan memang berjalan sesuai rencana, ” kata Gubernur H Muhidin.

Sementara itu, GM PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengungkapkan bahwa pemadaman yang terjadi disebabkan 3 unit pembangkit besar di sistem interkoneksi di Kalimantan Selatan dan Tengah, hingga mengalami gangguan dan sedang menjalani proses perbaikan.
Disebutkannya, PLTU SKS Listrik Kalimantan (SLK) di Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah, memiliki kapasitas 2×100 megawatt.

Baca Juga:  Gubernur Kalsel Siap Sukseskan Swasembada Pangan Nasional

“Saat ini unit 1 beroperasi normal, aman dan handal, sedangkan Unit 2 yang mengalami gangguan ditargetkan kembali beroperasi pada 5 Agustus 2026 dengan kapasitas 100 megawatt, ” ujar Iwan Soelistijono, Rabu (29/7/2026).

Selain itu, PLTU Tanjung Power Indonesia (TPI) di Kabupaten Tabalong yang juga memiliki kapasitas 2×100 megawatt sebelumnya mengalami gangguan pada Unit 2 sebesar 100 megawatt.

Namun, GM PLN UID Kalselteng, memastikan bahwa unit tersebut telah berhasil kembali beroperasi penuh sejak 28 Juli 2026, lebih cepat dari target semula pada 30 Juli 2026.

PLN juga menyampaikan bahwa PLTU Asam-Asam Unit 3 dan 2 di Kalimantan Selatan yang memiliki kapasitas 54 megawatt turut menjadi bagian dari proses pemulihan sistem kelistrikan.

Sementara, Saleh Siswanto selaku Executive Vice President Operational Sumatera Kalimantan, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin atas perhatian dan dukungannya dalam mengawal percepatan perbaikan pembangkit kelistrikan di wilayah Kalselteng.

Menurutnya, arahan Gubernur menjadi dorongan bagi PLN untuk mempercepat proses pemulihan sehingga dampak pemadaman bergilir dapat segera diatasi.

“Alhamdulillah, salah satu pembangkit yang sebelumnya mengalami kerusakan telah kembali beroperasi sejak 28 Juli 2026. Kami terus bekerja keras bersama seluruh personel PLN dan berkoordinasi dengan seluruh pengelola pembangkit agar unit yang masih dalam perbaikan dapat segera beroperasi,” ujar Saleh Siswanto.

PLN katanya optimis setelah pembangkit Tanjung Power Indonesia dan Unit 2 SKS Listrik Kalimantan beroperasi penuh, pasokan daya akan kembali mencukupi sehingga pemadaman bergilir dapat dihentikan.

“Dengan beroperasinya kembali kedua pembangkit berkapasitas masing-masing 100 megawatt tersebut, sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Timur dan Kalimantan Utara, dipastikan akan semakin kuat dan andal dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, ” pungkasnya. (adv/adpim)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Gerai Terpadu IM3 dan 3 Resmi Hadir di Banjarbaru, Layanan Telekomunikasi Makin Dekat
PTAM Intan Banjar Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 2026
Tanamkan Pola Makan Sehat Sejak Dini, Pemko Banjarbaru Kenalkan Pangan B2SA kepada Siswa
PTAM Intan Banjar Perluas Jaringan Air Bersih & Hidran Karhutla
Kejari Banjarbaru Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 65 Perkara
Idaman Terus Meningkatkan Pelayanan Bersama BPJS Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Gerai Terpadu IM3 dan 3 Resmi Hadir di Banjarbaru, Layanan Telekomunikasi Makin Dekat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:24 WIB

PTAM Intan Banjar Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 2026

Rabu, 30 September 2026 - 08:01 WIB

Tanamkan Pola Makan Sehat Sejak Dini, Pemko Banjarbaru Kenalkan Pangan B2SA kepada Siswa

Berita Terbaru