MEDIAKITA.CO.ID – Upaya penguatan peran perempuan dalam dunia politik dan pembangunan daerah kembali mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Balangan. Anggota DPRD Balangan, Nur Fariani, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas bagi Perempuan Anggota Partai Politik (Parpol) dan Organisasi Wanita.
Kegiatan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya perempuan agar tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi benar-benar menjadi aktor penting dalam proses pengambilan kebijakan publik.
Nur Fariani menegaskan bahwa tantangan perempuan di dunia politik saat ini bukan lagi soal keterwakilan semata, melainkan peningkatan kapasitas, keberanian, serta pemahaman yang kuat terhadap isu-isu strategis pembangunan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peningkatan kapasitas ini bukan sekadar menambah jumlah keterwakilan perempuan, tetapi yang lebih penting adalah membangun kualitas, keberanian, dan pemahaman mereka terhadap isu publik dan mekanisme politik,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Ia menilai, melalui penguatan kapasitas seperti ini, perempuan di Balangan diharapkan mampu menjadi motor perubahan yang lebih aktif, kritis, dan solutif dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan perempuan yang berkualitas akan memberikan warna baru dalam pembangunan daerah, terutama dalam mendorong kebijakan yang lebih inklusif, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
“Pembangunan Balangan akan semakin kuat jika perempuan tidak hanya hadir, tetapi juga berperan aktif dan mengambil bagian dalam posisi strategis,” tegasnya.
Nur Fariani juga mendorong agar hasil pelatihan tidak berhenti pada tataran teori, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam bentuk kontribusi nyata, baik melalui gagasan, program, maupun keterlibatan langsung dalam pengambilan keputusan di berbagai level.
Ia menambahkan, DPRD Kabupaten Balangan berkomitmen untuk terus mendukung penguatan peran perempuan sebagai bagian penting dari pembangunan daerah yang berkelanjutan, setara, dan berkeadilan. (sry)













