DPRD Balangan Soroti Ketidakefisienan Anggaran dalam LKPj 2025, Tekankan Perbaikan Perencanaan dan Serapan Program

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan menyoroti masih adanya ketidakefisienan dalam pengelolaan anggaran daerah, terutama terkait rendahnya serapan pada sejumlah program pemerintah dalam Rapat Paripurna penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, Rabu (29/4/2026).

Dalam rapat tersebut, DPRD mengungkap masih terdapat kegiatan yang realisasi anggarannya berada di bawah 70 persen, bahkan sebagian di bawah 50 persen. Kondisi ini dinilai menunjukkan belum optimalnya pelaksanaan program di sejumlah sektor strategis, meskipun kebutuhan pembangunan di lapangan masih cukup tinggi.

Selain rendahnya serapan anggaran, DPRD juga menemukan adanya kelemahan dalam proses perencanaan, khususnya pada pos belanja pegawai seperti gaji dan tunjangan. Ketidaktepatan perencanaan tersebut dinilai turut memengaruhi besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) di Kabupaten Balangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPRD juga menyoroti adanya program yang telah mencapai target 100 persen, namun masih menyisakan anggaran. Hal ini mengindikasikan perlunya peningkatan ketelitian dalam proses verifikasi dan evaluasi oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar alokasi anggaran benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil.

Meski memberikan sejumlah catatan kritis, DPRD tetap mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Balangan karena telah menindaklanjuti sekitar 90 persen rekomendasi DPRD pada tahun anggaran sebelumnya. Capaian ini dinilai menunjukkan adanya komitmen perbaikan tata kelola pemerintahan daerah.

Secara umum, DPRD menilai tingginya Silpa, terutama pada belanja pegawai di sejumlah SKPD, berdampak pada belum optimalnya pelaksanaan program pembangunan di sektor lain yang lebih membutuhkan dukungan anggaran. Selain itu, pemanfaatan anggaran perubahan juga dinilai belum berjalan maksimal karena masih terdapat kegiatan yang tidak disesuaikan meski telah diprediksi tidak akan terserap sepenuhnya.

Baca Juga:  Pasar Murah Disperindag Balangan Hadirkan Bahan Pokok Terjangkau di Desa Piyait

Dalam rekomendasinya, DPRD Balangan menekankan sejumlah prioritas pembangunan yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Di antaranya peningkatan layanan kesehatan dan kualitas tenaga kesehatan, penguatan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan jalan usaha tani, serta pemerataan pembangunan jalan antar desa.

Di sektor ekonomi, DPRD mendorong penguatan UMKM dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), stabilisasi harga pangan, serta jaminan ketersediaan pupuk dan bibit bagi petani. Sementara di sektor pariwisata, DPRD meminta optimalisasi pengembangan destinasi wisata serta pelestarian cagar budaya, termasuk Benteng Tundakan sebagai warisan sejarah daerah.

DPRD juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, kemudahan investasi, penguatan tenaga kerja lokal, serta penyelesaian persoalan lingkungan seperti pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan serius di daerah.

“Melalui rekomendasi ini, kami berharap Pemerintah Kabupaten Balangan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran serta memperkuat pembangunan di berbagai sektor demi kesejahteraan masyarakat,” ujar H. Bustani, perwakilan DPRD Balangan yang membacakan surat rekomendasi tersebut.

Dengan berbagai catatan tersebut, DPRD berharap pengelolaan anggaran ke depan dapat lebih disiplin, terukur, dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Balangan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saiful Arif Hadiri Rakorwil ADKASI Kalimantan, Dorong Penguatan DPRD dan Revisi UU Pemerintahan Daerah
DPRD Balangan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Tujuh Rekomendasi Disiapkan untuk Perkuat Tata Kelola Keuangan
DPRD Balangan Serap Aspirasi PGRI, Saiful Arif Siap Kawal Penguatan Pendidikan Inklusi dan Sarana Sekolah
DPRD Balangan Apresiasi Beasiswa Anak Yatim, Syahbudin: Investasi Nyata untuk Masa Depan Generasi Daerah
FPRB Balangan Apresiasi BAPANGKU BAMITRA, Simbol Kolaborasi Membangun Masyarakat Tangguh Bencana
H. Bustani Apresiasi Rumah Panggung Evakuasi di Pupuyuan, Perkuat Ketangguhan Balangan Hadapi Bencana
DPRD Balangan Evaluasi Serapan APBD 2025, SiLPA Rp900 Miliar Jadi Alarm Perbaikan Anggaran
Banggar DPRD Balangan Soroti Tingginya SiLPA APBD 2025, Evaluasi untuk Optimalkan Anggaran Daerah

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 02:03 WIB

Saiful Arif Hadiri Rakorwil ADKASI Kalimantan, Dorong Penguatan DPRD dan Revisi UU Pemerintahan Daerah

Minggu, 19 Juli 2026 - 02:02 WIB

DPRD Balangan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Tujuh Rekomendasi Disiapkan untuk Perkuat Tata Kelola Keuangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:01 WIB

DPRD Balangan Serap Aspirasi PGRI, Saiful Arif Siap Kawal Penguatan Pendidikan Inklusi dan Sarana Sekolah

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:59 WIB

DPRD Balangan Apresiasi Beasiswa Anak Yatim, Syahbudin: Investasi Nyata untuk Masa Depan Generasi Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:52 WIB

FPRB Balangan Apresiasi BAPANGKU BAMITRA, Simbol Kolaborasi Membangun Masyarakat Tangguh Bencana

Berita Terbaru