Pencarian

Festival Salikur Banjarbaru Digelar Lagi, Dewan Juri Beberkan Aspek Penilaian

Lampion hasil karya warga Komplek Listrik 1 Loktabat Selatan. Foto - Dok. Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID - Festival Salikur Ramadan Banjarbaru digelar lagi oleh Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Disporabudpar tahun 2025 ini. Dewan juri membeberkan aspek-aspek penilaiannya. 

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Plt Kepala Disporabudpar Kota Banjarbaru, Sri Lailana mengatakan festival salikur ini bertujuan untuk melestarikan tradisi penerangan tanglong yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Banjarbaru dalam menyambut malam-malam di bulan Ramadan.

"Sejak awal berdirinya Banjarbaru sebagai daerah otonom, tradisi festival tanglong dan bagarakan sahur pernah menjadi bagian dari perayaan Ramadan," ujar Sri Lailana menyampaikan sambutan Wali Kota Banjarbaru. 


Sri Lailana melepas bus yang ditumpangi rombongan dewan juri Festival Salikur 2025. Foto - Dok. Mediakita.co.i

Namun, setelah melalui evaluasi dalam beberapa tahun terakhir dan berbagai pertimbangan ungkap Sri Lailana, akhirnya festival tanglong yang awalnya dilakukan secara berkeliling atau pawai tersebut tidak lagi dilanjutkan. 

Sebagai gantinya, kini Festival Salikur dihadirkan dan telah memasuki tahun ke-5 penyelenggaraannya, di mana dewan jurilah yang mendatangi satu per satu ke lokasi peserta. 

"Festival ini juga menjadi bagian dari Calendar of Event Pemerintah Kota Banjarbaru dan dirangkaikan dengan perayaan Hari Jadi ke-26 Kota Banjarbaru pada tahun 2025," ucapnya. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival Salikur Ramadan Banjarbaru 2025, Trihayat Ariwibowo menambahkan bahwa kegiatan ini digelar sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas dan inovasi dalam seni dekorasi serta pencahayaan tradisional.

"Pesertanya ada delapan. Rinciannya, 4 peserta dari Kecamatan Cempaka, 2 peserta dari Kecamatan Banjarbaru Selatan, dan 2 lainnya dari Kecamatan Landasan Ulin," sebut Trihayat. 


Tanglong berbentuk masjid karya warga Gang Bersama Kelurahan Sungai Besar. Foto - Dok. Mediakita.co.id

Hayat, --sapaan akrabnya-- menambahkan ada 5 kategori lomba dalam Festival Salikur Ramadan 2025 ini, yakni lomba menghias gapura, lomba lampion, lomba tanglong, tampilan budaya, dan lomba foto

"Aspek penilaian meliputi Kreativitas dan Artistik, Finishing dan Cahaya, Konstruksi dan Penataan," bebernya. 

Hayat berharap kegiatan ini bisa meningkatkan silaturahmi dan gotong royong antar warga, serta memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam mengisi ibadah di bulan Ramadan. 

"Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini," tuntasnya.

Diketahui, usai dilepas oleh Wali Kota Banjarbaru melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sri Lailana di halaman kantor Disporabudpar Kota Banjarbaru pada Jumat (21/3/2025) malam, rombongan Dewan Juri Festival Salikur Ramadan 2025 langsung beranjak menuju dua lokasi pertama peserta di Kecamatan Banjarbaru Selatan. 

Mengenakan dua unit bus Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, rombongan dewan juri mendatangi peserta di Gang Bersama RT 48 RW 03 Kelurahan Sungai Besar dan Jalan Guntung Rambai Kompleks Listrik 1 RT 05 RW 02 Kelurahan Loktabat Selatan pada malam pertama penilaian. (dk)