MEDIAKITA.CO.ID – Polisi membubarkan puluhan pemuda yang berkumpul di depan Balai Kota Banjarbaru setelah menerima laporan adanya aktivitas balap liar yang membahayakan pengguna jalan. Penertiban dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hari.
Pamapta Polres Banjarbaru, Iptu Muhammad Saikoni, menjelaskan bahwa penertiban ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga melalui layanan call center 110. Warga melaporkan adanya gerombolan remaja yang berkumpul hingga larut malam dan menggunakan jalan raya sebagai arena adu kecepatan.
Sesampainya di lokasi, petugas mendapati puluhan pemuda tengah nongkrong di sepanjang jalan utama. Sebagian di antaranya terlihat melakukan aksi kebut-kebutan yang membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setelah dicek di TKP, ternyata benar banyak anak muda nongkrong dan ada sebagian yang kebut-kebutan sepeda motor. Akhirnya kami bubarkan semua dan diminta segera pulang ke rumah masing-masing,” ujar Iptu Saikoni.
Proses pembubaran dibantu oleh personel dari Tim Patroli Perintis Polda Kalimantan Selatan dan Unit Patroli Polsek Banjarbaru Utara untuk memastikan situasi benar-benar kondusif. Para pemuda tersebut kooperatif dan langsung meninggalkan lokasi saat petugas memberikan arahan.
Pihak kepolisian menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka agar tidak keluyuran hingga dini hari. Hal ini demi mencegah keterlibatan remaja dalam aksi balap liar yang kerap memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Imbauan untuk para pemuda, jika bisa jangan lagi nongkrong di atas jam 12 malam. Mengingat jam tersebut sangat rawan, kami minta hindari aktivitas yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Aktivitas balap liar ini kerap terjadi pada akhir pekan, terutama pada malam Minggu mulai tengah malam hingga pukul empat pagi. Polisi memastikan akan terus memantau titik-titik rawan di Banjarbaru guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat di malam hari.













