MEDIAKITA.CO.ID – RSD Idaman Banjarbaru terus memperkuat layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), khususnya penanganan bayi baru lahir melalui optimalisasi layanan neonatologi.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Audiensi Pengampuan KIA yang digelar selama dua hari, 6 hingga 7 April 2026, dengan menghadirkan tenaga ahli neonatologi dari RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo, yakni Prof Dr dr Rinawati Rohsiswatmo dan Ns Meilana Kusuma Dewi.
Direktur RSD Idaman, dr Danny Indrawardhana mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di rumah sakit milik Pemerintah Kota Banjarbaru itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi hal penting agar pelayanan, khususnya bagi bayi baru lahir, dapat berjalan lebih optimal.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap kapasitas SDM semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat, khususnya di bidang neonatologi,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya mengakui masih terdapat tantangan dalam pemenuhan sarana dan prasarana medis. Namun, RSD Idaman berkomitmen melengkapi kebutuhan tersebut secara bertahap agar pelayanan dapat berjalan maksimal.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Juhai Triyanti Agustina mengatakan, penguatan layanan KIA di RSD Idaman juga kini didukung keberadaan dokter spesialis anak konsultan neonatologi, dr Lenny Syntia Dewi.
Menurutnya, kehadiran tenaga ahli tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam menangani kasus neonatal berisiko tinggi, sekaligus menekan angka kematian ibu dan bayi.
Saat ini, layanan KIA di RSD Idaman diperkuat empat dokter anak, termasuk tiga dokter subspesialis, serta empat dokter spesialis kandungan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat Banjarbaru. (rdn)













