Ustazah Tewas Dirampok di Sungai Ulin, Dua Pelaku Keji Pembunuhan Dibekuk Polisi

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Misteri tewasnya seorang ustazah yang jasadnya ditemukan di semak-semak kawasan Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, akhirnya terungkap.

Polres Banjarbaru menangkap dua pria yang diduga menjadi pelaku pembunuhan tersebut.
Korban diketahui berinisial Hs (alm), yang sehari-hari bekerja sebagai pengajar pondok pesantren sekaligus penjaga toko aksesoris. Jasad korban ditemukan warga pada Rabu (29/4/2026) malam, sekitar 500 meter dari tempat tinggalnya.

Kapolres Banjarbaru, Pius X Febry Aceng Loda, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan intensif tim gabungan Jatanras Polda Kalimantan Selatan, Inafis, dan jajaran Polres Banjarbaru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dua pelaku berhasil diamankan pada Jumat sore. Saat ini keduanya sudah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolres saat konferensi pers di Polsek Banjarbaru Utara, Sabtu (2/5/2026).

Kasus ini terungkap setelah pihak keluarga melaporkan korban tidak kunjung pulang ke rumah dan tidak masuk kerja seperti biasanya. Keluarga mulai curiga usai mendapat informasi dari tempat kerja dan pondok pesantren.

Menurut keluarga, korban biasanya sudah berada di rumah sekitar pukul 19.00 Wita. Namun pada hari kejadian, korban tidak dapat dihubungi.

Keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian. Sekitar pukul 13.00 Wita, sepeda motor korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian dan diamankan polisi. Beberapa jam kemudian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan hasil penyelidikan, tim gabungan Jatanras Polda Kalimantan Selatan, Inafis, dan jajaran Polres Banjarbaru berhasil menangkap dua pelaku pada Jumat (1/5/2026) sore.

Baca Juga:  Geliat Ekonomi Ramadan di Bazar Koperasi Merah Putih Landasan Ulin Timur

Kedua pelaku masing-masing berinisial AS (40) dan MF (43), yang diketahui berdomisili di wilayah Banjarbaru dan Martapura.
Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku melakukan aksi tersebut dengan motif ekonomi.

“Pelaku nekat melakukan pencurian karena tidak memiliki uang dan gagal meminjam,” jelas Kapolres.

Pelaku disebut telah merencanakan aksinya dengan mengincar korban yang kerap melintas di lokasi tersebut. Saat beraksi, salah satu pelaku memukul korban menggunakan balok kayu hingga tak sadarkan diri. Korban kemudian dibekap dan diikat hingga meninggal dunia.

Usai melakukan aksi, pelaku mengambil sejumlah barang milik korban, di antaranya sepeda motor dan telepon genggam dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp9 juta.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa balok kayu, pakaian korban, helm, masker bercak darah, serta barang milik korban dan pelaku.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal berlapis terkait pembunuhan berencana, pembunuhan, dan pencurian dengan kekerasan sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara dan mendalami peran masing-masing pelaku. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (rdn)

Penulis : Raden Muhammad Akhyar Ramadhan

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan
Kelurahan Mentaos Gelar Temu Karya, Ketua Karang Taruna Mentaos Periode 2026–2030 Terpilih 
Pemusatan Diklat Paskibraka Banjarbaru 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Pengibar Merah Putih Berkarakter
DPRD Banjarbaru Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Soroti Dampak bagi UMKM
DPRD Banjarbaru Uji Publik Tiga Raperda Inisiatif, Libatkan Masyarakat hingga Akademisi
DPRD Banjarbaru Dorong Pemanfaatan Teknologi Modern untuk Cegah Karhutla
Sisa Akar Gigi Jangan Diabaikan, Berisiko Sebabkan Infeksi hingga Gangguan Organ Tubuh
Peringati Hari Anak Nasional, RSD Idaman Banjarbaru Edukasi Orang Tua Soal Tumbuh Kembang Anak

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:27 WIB

Kelurahan Mentaos Gelar Temu Karya, Ketua Karang Taruna Mentaos Periode 2026–2030 Terpilih 

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:53 WIB

Pemusatan Diklat Paskibraka Banjarbaru 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Pengibar Merah Putih Berkarakter

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:08 WIB

DPRD Banjarbaru Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Soroti Dampak bagi UMKM

Senin, 27 Juli 2026 - 04:29 WIB

DPRD Banjarbaru Uji Publik Tiga Raperda Inisiatif, Libatkan Masyarakat hingga Akademisi

Berita Terbaru