Ilustrasi. Foto – Istimewa
MEDIAKITA.CO.ID – RSUD Ratu Zalecha Martapura menghadirkan layanan Poli Patologi Anatomi (PA) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung diagnosis tumor, kanker, dan berbagai penyakit lainnya.
Layanan ini memungkinkan pemeriksaan jaringan maupun cairan tubuh pasien dilakukan langsung di Martapura, sehingga masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lain yang membutuhkan waktu dan biaya lebih besar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain mempercepat proses diagnosis, keberadaan Poli Patologi Anatomi juga membantu dokter menentukan langkah pengobatan yang tepat berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium secara akurat.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Ratu Zalecha Martapura, Drs Agus Dwi Karyanto melalui Dokter Spesialis Patologi Anatomi, dr Fransisco Wahyu Santoso, mengatakan layanan tersebut kini terus dikembangkan dengan penguatan tenaga medis serta peningkatan fasilitas penunjang.
Menurutnya, Patologi Anatomi merupakan layanan yang menganalisis sampel tubuh pasien yang diambil dokter klinisi, seperti dokter bedah, penyakit dalam, paru, hingga kandungan. Sampel tersebut kemudian diperiksa untuk mengetahui jenis penyakit yang diderita pasien.
“Jadi sampel jaringan atau cairan tubuh yang diambil, misalnya dari tumor, akan diperiksa di PA untuk menentukan apakah itu jinak atau ganas. Hasil ini sangat penting untuk menentukan langkah pengobatan selanjutnya,” ujarnya saat diwawancarai Mediakita.co.id, Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan, layanan Poli PA di RSUD Ratu Zalecha mulai beroperasi sejak Oktober 2025 dan hingga kini terus mengalami peningkatan pelayanan.
Tak hanya berfungsi mendeteksi kanker, layanan ini juga dapat membantu mendiagnosis penyakit lain, termasuk gangguan autoimun tertentu seperti lupus, apabila terdapat organ yang dapat diambil sampelnya.
Dalam pelaksanaannya, Poli Patologi Anatomi mendukung berbagai bidang medis, mulai dari bedah umum, ortopedi, penyakit dalam, paru, kandungan, hingga forensik.
Sejak aktif berjalan, jumlah pemeriksaan terus meningkat. Dalam satu bulan, RSUD Ratu Zalecha mampu menangani sekitar 80 sampel pemeriksaan Patologi Anatomi, dengan hasil diagnosis yang beragam, mulai dari kelainan jinak hingga ganas.
Sebelumnya, pemeriksaan Patologi Anatomi harus dirujuk ke rumah sakit lain, sehingga pasien membutuhkan waktu lebih lama dan biaya tambahan. Kini proses diagnosis dapat dilakukan lebih cepat dan efisien di Martapura.
“Dulu pasien bisa menunggu berbulan-bulan untuk kemoterapi. Sekarang, setelah hasil PA keluar dan kondisi pasien memungkinkan, tindakan bisa segera dilakukan,” jelasnya.
Selain menghadirkan Poli Patologi Anatomi, RSUD Ratu Zalecha juga telah menyediakan layanan kemoterapi, sehingga penanganan pasien kanker dapat dilakukan secara terpadu dalam satu rumah sakit.
Ke depan, rumah sakit berencana mengembangkan layanan tersebut dengan menghadirkan pemeriksaan imunohistokimia, yakni pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui jenis dan subtipe tumor secara lebih mendalam agar terapi lebih tepat sasaran.
“Rencananya, layanan imunohistokimia ini mulai berjalan sekitar Juli tahun ini. Harapannya, diagnosis dan pengobatan bisa semakin akurat dan optimal,” pungkasnya. (rdn)













