MEDIAKITA.CO.ID – DPRD Kota Banjarbaru mendorong Pemerintah Kota memaksimalkan pemanfaatan teknologi modern sebagai upaya memperkuat pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan yang rawan terbakar.
Wakil Ketua DPRD Banjarbaru, Neni Hendriyawaty, mengatakan perkembangan teknologi saat ini seharusnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung sistem deteksi dini, terutama pada lahan gambut yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Perkembangan teknologi saat ini sudah sangat pesat. Karena itu, kita perlu memanfaatkan inovasi yang ada dan mempelajari bagaimana negara lain menangani kebakaran lahan agar peristiwa serupa tidak terus berulang setiap tahun,” ujar Neni.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup hanya mengandalkan metode konvensional. Ia juga menilai rencana pemasangan kamera pengawas (CCTV) perlu dikaji secara matang karena belum tentu mampu menjangkau seluruh titik rawan karhutla.
Selain pemanfaatan teknologi, Neni menekankan pentingnya pengelolaan lahan tidur agar tidak dibiarkan terbengkalai. Menurutnya, lahan yang tidak terawat berpotensi menjadi pemicu kebakaran saat musim kemarau sehingga perlu dikelola dan dipelihara secara berkelanjutan.
“Jangan sampai anggaran sudah dikeluarkan, tetapi hasilnya tidak dijaga. Hal seperti itu tentu tidak akan memberikan manfaat yang optimal,” tegasnya.













