MEDIAKITA.CO.ID – PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) terus memperkuat budaya kerja ramah lingkungan melalui berbagai program berkelanjutan. Salah satunya melalui kegiatan Bank Sampah yang rutin dilaksanakan setiap Jumat di lingkungan kantor perusahaan.
Program tersebut menjadi bagian dari penerapan konsep Eco Office yang telah dijalankan PTAM Intan Banjar dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya fokus pada pengelolaan sampah, perusahaan juga mendorong efisiensi penggunaan energi, menjaga kebersihan lingkungan kerja, memperluas ruang terbuka hijau, serta membangun kesadaran pegawai terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Komitmen tersebut membuahkan hasil. PTAM Intan Banjar berhasil meraih Juara I Eco Office kategori BUMN/BUMD/Bank pada 2024 dan kembali mempertahankan prestasi yang sama pada 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Bagian Sekretariat dan IT PTAM Intan Banjar, M. Aulia Rahman, mengatakan penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi perusahaan untuk terus mengembangkan budaya peduli lingkungan di lingkungan kerja.
“Penghargaan tentu menjadi motivasi. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana seluruh pegawai merasa memiliki tanggung jawab yang sama terhadap lingkungan. Bank Sampah ini salah satu langkah nyata yang terus kami jalankan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan Bank Sampah melibatkan seluruh pegawai dari berbagai unit kerja. Mereka membawa sampah anorganik yang telah dipilah, seperti botol plastik, kardus, dan kemasan bekas untuk kemudian ditimbang serta dicatat oleh tim pengelola.
Ketua Tim Pengelola Bank Sampah PTAM Intan Banjar, Agung Januarianto, mengatakan program tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi volume sampah, tetapi juga membangun kebiasaan positif dalam pengelolaan limbah rumah tangga.
“Harapannya, budaya memilah sampah ini tidak hanya dilakukan di kantor, tetapi juga diterapkan di rumah dan lingkungan masyarakat,” katanya.
Melalui program yang dijalankan secara konsisten tersebut, PTAM Intan Banjar berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh penerapan budaya kerja hijau di lingkungan BUMD.













