Dinas Pendidikan Banjar Alokasikan Hampir Rp51 Miliar untuk Pembangunan dan Rehabilitasi Sekolah

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar mengalokasikan anggaran sekitar Rp50,997 miliar untuk pembangunan, rehabilitasi, dan relokasi sejumlah fasilitas pendidikan pada tahun 2026. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung paling lambat pada akhir Desember 2026.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Mahriansyah, mengatakan program yang dijalankan tahun ini merupakan bagian dari rencana perubahan dan pergeseran anggaran yang telah disusun pemerintah daerah.

“Total anggaran yang dialokasikan sekitar Rp50,997 miliar dan seluruh pekerjaan kami targetkan selesai paling lambat pada Desember tahun ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahriansyah menjelaskan, pekerjaan yang dilaksanakan mencakup sekitar 40 paket pada jenjang sekolah dasar (SD), 30 paket untuk sekolah menengah pertama (SMP), serta sekitar 17 paket pada satuan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Namun, jumlah paket pekerjaan tidak sama dengan jumlah sekolah yang ditangani. Pasalnya, sebagian paket merupakan hasil konsolidasi yang mencakup lebih dari satu sekolah.

“Dari hasil konsolidasi tersebut, jumlah sekolah yang mendapatkan penanganan sekitar 76 sekolah,” katanya.

Ia menambahkan, jenis pekerjaan yang dilakukan tidak hanya berupa rehabilitasi bangunan, tetapi juga pembangunan ulang atau revitalisasi sekolah yang mengalami kerusakan berat.

Baca Juga:  Inspektorat Kalsel Instruksikan SKPD Maksimalkan Fungsi UPG

Beberapa sekolah yang menjadi sasaran revitalisasi berada di wilayah Tanyar dan Sungai Musa. Selain itu, terdapat sejumlah sekolah yang dibangun kembali karena kondisi bangunannya sudah tidak layak dipertahankan.

Tak hanya itu, Dinas Pendidikan juga melaksanakan relokasi beberapa sekolah yang terdampak banjir agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.

“Relokasi dilakukan di beberapa wilayah seperti Aluh-Aluh, Gambut, Mataraman, dan Astambul. Ini menjadi salah satu prioritas karena berkaitan dengan dampak bencana banjir,” jelasnya.

Sementara itu, pekerjaan rehabilitasi meliputi berbagai fasilitas pendidikan, mulai dari ruang kelas, pagar sekolah, toilet, perpustakaan, ruang guru hingga rumah dinas. Meski cakupannya cukup banyak, Mahriansyah menegaskan fokus utama tetap pada penyelesaian pembangunan dan relokasi sekolah yang menjadi prioritas.

Dengan pelaksanaan program tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar berharap kualitas sarana dan prasarana pendidikan semakin baik sehingga mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal di seluruh wilayah Kabupaten Banjar. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru