MEDIAKITA.CO.ID – Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditunjukkan Nanang Galuh Intan Kabupaten Banjar melalui aksi sosial pembagian masker.
Sebanyak 800 masker dibagikan kepada masyarakat yang melintas di kawasan lampu merah Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, Sabtu (22/8/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 07.00 hingga 07.30 Wita tersebut diinisiasi Nanang Galuh Intan Kabupaten Banjar dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dan Ikatan Duta Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Pawadahan Naga Banjar, Naufal, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan 15 personel. Sebanyak 14 orang berasal dari Nanang Galuh Intan Kabupaten Banjar dan satu orang merupakan perwakilan Ikatan Duta Kesehatan Kalimantan Selatan.
“Alhamdulillah, hari ini Naga Intan berhasil melaksanakan dan menyukseskan pembagian 800 masker kepada masyarakat Kabupaten Banjar,” ujar Naufal.

Menurutnya, sasaran pembagian masker adalah masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan, khususnya warga Kabupaten Banjar.
Ia menjelaskan, masker yang dibagikan berasal dari sumbangan anggota Pawadahan Naga Banjar serta dukungan dari sejumlah pihak. Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar turut menyumbangkan sebanyak 500 masker, sementara sisanya mendapat dukungan dari Ikatan Duta Kesehatan Kalimantan Selatan.
Naufal berharap pembagian masker tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menjaga kesehatan dan mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap.
“Semoga kegiatan ini bisa memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat, membantu mencegah ISPA dan penyakit lainnya yang disebabkan asap kabut karhutla, serta mengajak masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan,” katanya.
Ia menambahkan, aksi Naga Intan Peduli merupakan bentuk kepedulian Nanang Galuh Intan Kabupaten Banjar sekaligus respons terhadap kondisi kabut asap yang belakangan mengganggu aktivitas dan pernapasan masyarakat.
“Harapannya, mudah-mudahan karhutla yang terjadi di Kalimantan Selatan segera berakhir,” pungkasnya.













