Dinas Pendidikan Banjar Sasar Pasar-Pasar untuk Sosialisasi Belajar Nonformal Lewat Program TUNTAS BANJAR

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pasar Martapura. Foto – raden

MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pendidikan terus memperluas jangkauan program Terobosan Untuk Anak Tidak Sekolah (TUNTAS BANJAR) dengan menyasar pasar-pasar tradisional sebagai pusat sosialisasi pendidikan nonformal.

Langkah ini dilakukan untuk menjangkau masyarakat yang rawan putus sekolah, khususnya para pedagang dan anak muda yang bekerja sejak pagi hingga sore.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, melalui Kabid PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdik Banjar, Arliza Maysari, mengatakan bahwa pihaknya telah memulai kegiatan sosialisasi di Pasar Martapura.

“Masyarakat dan pedagang diberikan edukasi tentang pentingnya pendidikan kesetaraan. Alhamdulillah, sekarang sudah terbentuk rombongan belajar di pasar tersebut,” ujarnya Kamis (23/10/2025).

Menurut Arliza, konsep pembelajaran dalam program TUNTAS BANJAR bersifat fleksibel dan menyesuaikan dengan kondisi warga belajar.

Baca Juga:  Suara Demokrasi, Wali Kota Banjarbaru Ajak Warga Sampaikan Aspirasi Tanpa Provokasi

“Banyak masyarakat yang bekerja di pasar seharian, jadi pembelajaran bisa dilakukan pada sore hari atau setelah mereka selesai bekerja,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Dinas Pendidikan akan memperluas kegiatan serupa ke pasar-pasar lainnya di Kabupaten Banjar.

“Saat ini kami fokus di Martapura dulu. Insyaallah ke depan, sosialisasi dan pembentukan kelas belajar akan dilakukan di beberapa titik pasar lainnya,” ujarnya.

Program TUNTAS BANJAR merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar untuk menekan angka anak tidak sekolah sekaligus memberikan kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Harapan kami, tidak ada lagi alasan untuk berhenti belajar. Di mana pun, termasuk di pasar, masyarakat tetap bisa menempuh pendidikan,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru