Dukung ASI Eksklusif dan Cegah Stunting, Dinkes Banjar Gelar Pelatihan Konseling Menyusui

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui Pelatihan Konseling Menyusui Metode 40 Jam yang digelar di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Banjarbaru pada 2–6 Juni 2026.

Pelatihan ini diikuti 25 tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Banjar. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam memberikan konseling menyusui yang efektif, mendukung keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif, serta memperkuat implementasi Program Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama lima hari pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik konseling menyusui, praktik pemberian makan bayi dan anak, Inisiasi Menyusu Dini (IMD), penanganan berbagai permasalahan menyusui, hingga strategi pendampingan keluarga untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Keberhasilan Program PMBA diharapkan dapat meningkatkan cakupan bayi yang memperoleh ASI pada satu jam pertama kelahiran, meningkatkan angka ASI eksklusif hingga usia enam bulan, memastikan pemberian MP-ASI yang tepat mulai usia enam bulan, serta mendorong keberlanjutan pemberian ASI hingga anak berusia dua tahun.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.Si.T., M.KM, mengatakan tenaga kesehatan memiliki peran penting sebagai pendamping sekaligus edukator bagi ibu dan keluarga dalam menerapkan praktik menyusui yang benar.

Baca Juga:  Wabup Banjar Hadiri Apel dan Rakor Kesiapsiagaan Karhutla Kalsel 2025

“Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk investasi sumber daya manusia kesehatan. Kami berharap para peserta mampu menjadi konselor menyusui yang kompeten dan dapat memberikan pendampingan yang berkualitas kepada ibu menyusui di wilayah kerjanya masing-masing. Dukungan yang tepat akan sangat membantu meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif dan menjadi salah satu langkah penting dalam pencegahan stunting,” ujarnya.

Menurut Noripansyah, tantangan kesehatan di Kabupaten Banjar yang memiliki karakteristik wilayah dan masyarakat yang beragam memerlukan tenaga kesehatan dengan kompetensi yang memadai serta pendekatan yang komprehensif.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program kesehatan ibu dan anak tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi memerlukan dukungan keluarga, masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui pelatihan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar berharap para peserta dapat menjadi konselor menyusui yang mampu memberikan edukasi, pendampingan, dan motivasi kepada ibu menyusui beserta keluarganya dalam menerapkan praktik pemberian makan bayi dan anak sesuai standar.

Dengan meningkatnya kapasitas tenaga kesehatan, diharapkan cakupan ASI eksklusif dan status gizi anak di Kabupaten Banjar terus mengalami peningkatan, sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas serta mendukung terwujudnya Kabupaten Banjar yang lebih maju dan sejahtera.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promosi ke Kejati Kalsel, Radityo Wisnu Aji Tinggalkan Sejumlah Inovasi Penegakan Hukum di Kejari Banjar
Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian
Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar
KPU Banjar Catat 445.272 Pemilih pada PDPB Triwulan II 2026, Gen Z dan Milenial Mendominasi
DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar
DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun
Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme
MTQ XLIX Kabupaten Banjar Resmi Dibuka, 725 Peserta dari 20 Kecamatan Siap Berlomba

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Promosi ke Kejati Kalsel, Radityo Wisnu Aji Tinggalkan Sejumlah Inovasi Penegakan Hukum di Kejari Banjar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:38 WIB

DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:12 WIB

DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun

Berita Terbaru