MEDIAKITA.CO.ID – Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kabupaten Balangan resmi menuntaskan tahap finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan. Pembahasan dilakukan bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) serta Bagian Hukum Setda Balangan sebagai upaya memperkuat landasan hukum sektor perkebunan daerah.
Tahap finalisasi ini menjadi langkah krusial sebelum Raperda dibawa ke pembahasan tingkat paripurna DPRD untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), yang nantinya akan menjadi pedoman utama pengembangan sektor perkebunan di Balangan.
Anggota DPRD Balangan dari Fraksi Partai Golkar, Nur Fariani, menegaskan bahwa penyusunan regulasi ini tidak hanya mengejar peningkatan produksi, tetapi juga memastikan keberlanjutan lingkungan tetap menjadi prioritas utama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami bersama instansi terkait telah menyelesaikan finalisasi Raperda ini. Harapannya, regulasi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas perkebunan, tetapi juga menjaga keseimbangan dengan kelestarian lingkungan,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa konsep pembangunan perkebunan berkelanjutan dalam Raperda ini menekankan keseimbangan antara pemanfaatan lahan dan upaya konservasi. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk mencegah eksploitasi berlebihan sekaligus menjaga daya dukung lingkungan dalam jangka panjang.
Selain aspek lingkungan, regulasi ini juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola sektor perkebunan agar lebih modern, terukur, dan kompetitif. Dengan sistem yang lebih tertata, komoditas perkebunan lokal diharapkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor perkebunan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Setelah finalisasi ini, DPRD Balangan akan melanjutkan pembahasan dalam rapat paripurna untuk pengesahan Raperda menjadi Perda. Regulasi tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian hukum, perlindungan bagi petani, serta menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan ramah lingkungan.
Dengan rampungnya tahap ini, Pemerintah Kabupaten Balangan semakin menegaskan komitmennya dalam membangun sektor perkebunan yang tidak hanya produktif, tetapi juga berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat serta kelestarian alam. (sry)













