Polres Banjarbaru Dalami Dugaan Intimidasi Anak, Mediasi Masih Diupayakan

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Penanganan kasus dugaan pelanggaran perlindungan anak yang melibatkan sejumlah pelajar salah satu SMP di Banjarbaru masih terus berproses di Polres Banjarbaru. Di tengah penyelidikan yang berjalan, kepolisian juga mengedepankan langkah mediasi guna mencari penyelesaian terbaik bagi seluruh pihak.

Kapolres Banjarbaru, Pius X Febry Aceng Loda mengungkapkan, laporan awal diterima dari orang tua seorang anak yang merasa mendapat intimidasi. Namun setelah dilakukan pendalaman, polisi menemukan adanya dugaan perundungan yang dialami pihak terlapor di lingkungan sekolah.

“Dari hasil penyelidikan, anak yang dilaporkan ternyata juga diduga menjadi korban bullying. Salah satu yang disebut melakukan perundungan merupakan anak dari pihak pelapor,” ujar Kapolres.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, persoalan tersebut kemudian berkembang dan berdampak pada kondisi psikologis salah satu anak yang terlibat. Bahkan disebut ada anak yang akhirnya memilih pindah sekolah karena merasa tidak nyaman dengan situasi yang terjadi.

Meski proses hukum tetap berjalan, Polres Banjarbaru disebut lebih mengutamakan pendekatan perlindungan anak dengan membuka ruang komunikasi antara kedua belah pihak.

Menurut Pius, mediasi telah melibatkan berbagai unsur, mulai dari pihak sekolah, pemerintah daerah hingga mendapat perhatian dari Wali Kota Banjarbaru.

“Kami berharap ruang mediasi ini bisa dimanfaatkan dengan baik agar ada penyelesaian dan anak-anak yang menjadi korban dapat kembali beraktivitas normal,” katanya.

Baca Juga:  Hasnuryadi Tak Hanya Fokus Event, Juga Sosialisasi ke Sekolah hingga Perguruan Tinggi

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum tentu sesuai fakta di lapangan. Ia memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan.

“Silakan masyarakat mengawasi prosesnya. Kalau ingin mengetahui perkembangan kasus, kami terbuka,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Ari Handoyo menjelaskan laporan yang diterima berkaitan dengan dugaan intimidasi terhadap seorang anak saat perjalanan pulang sekolah.

Ia menyebut korban saat itu dibonceng pengemudi ojek online dan merasa ketakutan setelah didatangi seseorang dari sebuah mobil yang mengikuti korban dari kawasan sekolah hingga daerah Cempaka.

“Di dalam mobil ada dua orang dewasa dan satu anak. Salah seorang kemudian mendekati korban dan mengeluarkan ucapan yang diduga bersifat intimidatif,” jelas Ari.

Menurutnya, upaya mediasi sebenarnya sudah beberapa kali dilakukan sejak laporan masuk sekitar November lalu. Proses tersebut turut melibatkan Dinas Perlindungan Anak Kota Banjarbaru serta tokoh masyarakat.

Namun hingga kini, kedua belah pihak disebut belum mencapai kesepakatan damai.

“Kami tetap mengutamakan penyelesaian secara kekeluargaan demi menjaga kondusivitas Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan ahli kejiwaan dan psikolog, korban disebut mengalami gangguan stres pascatrauma disertai gangguan penyesuaian berupa kecemasan dan depresi. Polisi juga menerima informasi adanya penurunan berat badan pada anak tersebut.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya
Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan
Empat Jembatan Dibangun Kodim 1006/Banjar, Akses Warga di Banjar dan Banjarbaru Makin Terhubung
PTAM Intan Banjar Buka Layanan Pasang Meter Baru Secara Online
PTAM Intan Banjar Beri Gratis Sambungan Air untuk Tempat Ibadah Selama Agustus
Karhutla Dekati Pipa Utama PTAM Intan Banjar, Tim Dikerahkan Amankan Jaringan
Disiplin Bayar Rekening Sebelum Tanggal 10, 35 Pelanggan PTAM Intan Banjar Dapat Gratis Tagihan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Empat Jembatan Dibangun Kodim 1006/Banjar, Akses Warga di Banjar dan Banjarbaru Makin Terhubung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:56 WIB

PTAM Intan Banjar Buka Layanan Pasang Meter Baru Secara Online

Berita Terbaru

Bisnis

Sensible Medical insurance Preparations

Rabu, 26 Agu 2026 - 10:31 WIB