Produksi Padi 2025 Capai 186.668 Ton, Ketersediaan Beras Banjar Aman hingga Oktober 2027

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Ketersediaan beras di Kabupaten Banjar dipastikan dalam kondisi aman. Berdasarkan neraca ketersediaan pangan dari hasil panen petani sepanjang tahun 2025, produksi padi mencapai 186.668 ton.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, Sipliansyah, melalui Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan M. Hamdani menjelaskan, jumlah tersebut setelah dikonversi menghasilkan ketersediaan beras sebesar 107.226 ton.

“Jika dihitung berdasarkan neraca ketersediaan dan kebutuhan, stok beras dari hasil panen 2025 mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Banjar sepanjang tahun 2026 hingga Oktober 2027,” ujarnya Senin (23/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, perhitungan tersebut sudah memperhitungkan distribusi dan penjualan beras ke luar daerah. Sejumlah hasil panen petani Banjar diketahui juga dipasarkan ke berbagai wilayah seperti Banjarbaru, Kotabaru, Balangan hingga Kalimantan Tengah melalui pengepul.

“Memang ada beras yang dijual ke luar daerah, termasuk ke Kalteng. Namun itu sudah masuk dalam hitungan neraca. Secara keseluruhan, ketersediaan tetap mencukupi,” jelasnya.

Dari sisi rasio ketersediaan terhadap kebutuhan, terjadi peningkatan signifikan. Pada 2025, rasio ketersediaan tercatat sebesar 1,51. Artinya, produksi beras mampu memenuhi kebutuhan tahunan dengan surplus sekitar 51 persen atau setara cadangan sekitar setengah tahun.

Sementara itu, rasio terbaru meningkat menjadi 1,91. Angka ini menunjukkan surplus yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Banjar sebagai daerah lumbung pangan.

Baca Juga:  Warga Masih Prioritaskan Infrastruktur, Syahrial Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Reses 2025

“Artinya, kondisi pangan khususnya beras di Kabupaten Banjar dalam suasana aman dan surplus. Julukan sebagai daerah lumbung pangan masih sangat layak disandang,” tambahnya.

Terkait harga, M. Hamdani mengakui terjadi kenaikan menjelang Ramadan 2026. Kenaikan berkisar antara Rp1.000 hingga Rp2.000 per liter.

Untuk beras lokal jenis Adil, harga normal sebelumnya sekitar Rp10.000 per liter, kini naik menjadi sekitar Rp12.000 per liter. Sementara beras jenis Mayang yang sebelumnya dijual Rp15.000 per liter, kini mencapai Rp17.000 per liter.

Kenaikan harga ini dipengaruhi siklus panen dan pola distribusi. Menjelang masa panen berikutnya, sebagian petani maupun pedagang cenderung menyimpan stok dengan harapan harga meningkat.

“Biasanya setelah panen berikutnya, harga akan kembali menyesuaikan,” ujarnya.

Sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar menyediakan 16.000 liter beras dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah selama Ramadan.

Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promosi ke Kejati Kalsel, Radityo Wisnu Aji Tinggalkan Sejumlah Inovasi Penegakan Hukum di Kejari Banjar
Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan
Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian
Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar
KPU Banjar Catat 445.272 Pemilih pada PDPB Triwulan II 2026, Gen Z dan Milenial Mendominasi
DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar
DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun
Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Promosi ke Kejati Kalsel, Radityo Wisnu Aji Tinggalkan Sejumlah Inovasi Penegakan Hukum di Kejari Banjar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:38 WIB

DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar

Berita Terbaru