MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar menyoroti masih rendahnya realisasi anggaran hingga Triwulan I Tahun Anggaran (TA) 2026 dalam apel kerja gabungan lingkup perangkat daerah, Senin (6/4/2026) pagi.
Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar tersebut menjadi momentum untuk mendorong percepatan pelaksanaan program dan kegiatan di seluruh perangkat daerah.
Apel dipimpin Asisten Administrasi Umum Setda Banjar, Rakhmat Dhany, selaku pembina apel, dengan petugas dari Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Rakhmat Dhany membacakan sambutan tertulis Bupati Banjar yang menekankan pentingnya sinkronisasi antara realisasi belanja daerah dengan target kinerja, khususnya memasuki Triwulan II TA 2026.
Adapun target minimal realisasi pada periode tersebut meliputi belanja pegawai dan belanja barang dan jasa masing-masing sebesar 50 persen, serta belanja modal minimal 40 persen.
“Hingga akhir Triwulan I TA 2026, realisasi belanja daerah baru mencapai 16,50 persen, sementara pendapatan berada di angka 22,65 persen. Capaian ini masih di bawah target yang diharapkan,” ujar Rakhmat.
Ia menegaskan seluruh perangkat daerah diminta melakukan percepatan realisasi anggaran dengan tetap berpedoman pada ketentuan APBD serta memastikan kualitas belanja yang efektif dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan itu, Rakhmat juga menyampaikan apresiasi sekaligus penekanan terhadap peran strategis Dinas Sosial P3AP2KB dalam pelayanan publik, khususnya bagi kelompok rentan seperti fakir miskin, penyandang disabilitas, lansia, anak terlantar, serta korban bencana.
Menurutnya, pelaksanaan program perlindungan sosial harus terus dijaga agar tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas layanan pemerintah.
Pemkab Banjar turut mengapresiasi capaian kinerja Dinas Sosial P3AP2KB yang berhasil memenuhi 100 persen target Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2025, serta meraih penghargaan kategori sangat baik dalam kualitas pelayanan publik. Capaian tersebut diharapkan dapat dipertahankan dan ditingkatkan melalui inovasi berkelanjutan.
Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penyerahan bonus kepada pegiat olahraga berprestasi pada FORDA VII Kalimantan Selatan 2025. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, didampingi Ketua KORMI Kabupaten Banjar, Fauzan Asniah.
Bonus diberikan kepada pegiat perorangan, beregu, serta individu berprestasi dengan nominal bervariasi, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam mengharumkan nama daerah di bidang olahraga masyarakat.
Adapun rincian bonus yang diberikan antara lain untuk pegiat perorangan peraih medali emas sebesar Rp5 juta, perak Rp3 juta, dan perunggu Rp2 juta. Untuk kategori beregu, medali emas diberikan Rp3 juta, perak Rp2 juta, dan perunggu Rp1 juta.
Selain itu, pegiat berprestasi juga mendapatkan bonus khusus, serta penghargaan bagi kategori terbanyak yang diberikan kepada individu dan induk organisasi olahraga (inorga) dengan nominal lebih besar. (adv/rdn)













