RSUD Ratu Zalecha Ingatkan Bahaya Konsumsi Antibiotik untuk Flu

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Masyarakat masih kerap mengonsumsi antibiotik saat terserang flu dengan harapan bisa mempercepat kesembuhan. Padahal, penggunaan antibiotik untuk flu justru tidak dianjurkan dan berpotensi menimbulkan resistensi atau kekebalan bakteri terhadap obat.

Apoteker RSUD Ratu Zalecha Martapura, Rina Astiani, menjelaskan flu merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, bukan bakteri. Karena itu, antibiotik tidak efektif digunakan untuk mengobati flu biasa.

“Flu itu sendiri adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Sebenarnya bisa sembuh sendiri dengan istirahat yang cukup. Jadi kalau mau diobati, seharusnya menggunakan antivirus, bukan antibiotik,” ujar Rina Senin (11/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sebagian besar kasus flu dapat sembuh dengan sendirinya apabila penderita menjaga kondisi tubuh, beristirahat cukup, mengonsumsi makanan bergizi, serta menggunakan obat pereda gejala sesuai kebutuhan.

Rina menegaskan antibiotik hanya bekerja untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Penggunaan antibiotik tanpa indikasi yang tepat justru dapat memicu resistensi antibiotik.

Kondisi tersebut terjadi ketika bakteri menjadi kebal terhadap obat yang sebelumnya mampu membunuh atau menghambat pertumbuhannya.

“Kalau seseorang menggunakan antibiotik padahal tidak ada indikasi infeksi bakteri, maka nantinya saat terkena infeksi, antibiotik yang biasa digunakan tidak akan mempan lagi karena bakterinya sudah kebal,” jelasnya.

Baca Juga:  Mama Deden Tampil di Fashion Show CoE Yogyakarta 2025, Gaungkan Kecantikan Produk Lokal ke Publik Nasional

Akibatnya, pasien harus menggunakan antibiotik dengan spektrum yang lebih kuat atau yang biasa disebut antibiotik lini lebih tinggi untuk mengatasi infeksi yang sama.

“Sehingga harus naik kelas antibiotiknya. Padahal untuk orang lain mungkin masih bisa menggunakan antibiotik biasa,” katanya.

Selain lebih sulit diperoleh, antibiotik tingkat lanjut umumnya memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan antibiotik yang biasa digunakan masyarakat.

“Biasanya antibiotik yang sering didapat masyarakat itu harganya masih sangat terjangkau. Kalau sudah naik kelas, biasanya lebih mahal,” tambahnya.

Karena itu, Rina mengimbau masyarakat untuk tidak membeli maupun mengonsumsi antibiotik tanpa resep atau anjuran dokter dan tenaga kesehatan.

Ia menilai edukasi mengenai penggunaan antibiotik yang tepat perlu terus dilakukan agar masyarakat memahami risiko penggunaan obat secara sembarangan.

Menurutnya, sosialisasi mengenai bahaya resistensi antibiotik saat ini sudah mulai diberikan kepada pasien di lingkungan rumah sakit. Namun, edukasi yang lebih luas di tengah masyarakat tetap diperlukan agar penggunaan antibiotik menjadi lebih bijak, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Antusias Ikuti Banjar Berselawat 2026, Sebut Suasana Religius Jadi Daya Tarik
Tak Disangka, Anisa Bawa Pulang Hadiah Umrah dari Banjar Berselawat 2026
Banjar Berselawat 2026 Meriah, Ribuan Jamaah Hadiri Majelis Bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf
Promosi ke Kejati Kalsel, Radityo Wisnu Aji Tinggalkan Sejumlah Inovasi Penegakan Hukum di Kejari Banjar
Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian
Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar
KPU Banjar Catat 445.272 Pemilih pada PDPB Triwulan II 2026, Gen Z dan Milenial Mendominasi
DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Warga Antusias Ikuti Banjar Berselawat 2026, Sebut Suasana Religius Jadi Daya Tarik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:19 WIB

Tak Disangka, Anisa Bawa Pulang Hadiah Umrah dari Banjar Berselawat 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Banjar Berselawat 2026 Meriah, Ribuan Jamaah Hadiri Majelis Bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Promosi ke Kejati Kalsel, Radityo Wisnu Aji Tinggalkan Sejumlah Inovasi Penegakan Hukum di Kejari Banjar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar

Berita Terbaru