MEDIAKITA.CO.ID – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Balangan resmi menetapkan Saiful Arif sebagai ketua untuk periode 2026–2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Lokal (Muslok) VIII yang digelar di Paringin, Sabtu (4/4/2026).
Kepemimpinan baru ini menjadi sorotan karena membawa harapan penguatan peran ORARI di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks. Tidak hanya sebagai komunitas radio amatir, ORARI Balangan kini didorong untuk bertransformasi menjadi bagian penting dalam sistem komunikasi kebencanaan daerah.
Saiful Arif menegaskan bahwa ORARI harus memiliki peran yang lebih konkret dan fungsional, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan kecepatan dan keandalan komunikasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“ORARI harus hadir saat dibutuhkan masyarakat, terutama ketika terjadi bencana atau kondisi darurat, di mana komunikasi konvensional tidak dapat diandalkan,” ujarnya.
Ia menilai, kondisi geografis dan keterbatasan jaringan di sejumlah wilayah Kabupaten Balangan menjadikan ORARI sebagai salah satu garda penting dalam mendukung komunikasi alternatif, khususnya saat terjadi gangguan jaringan atau bencana alam.
Untuk itu, Saiful menyiapkan sejumlah agenda penguatan organisasi, termasuk reaktivasi infrastruktur komunikasi seperti repeater di titik strategis serta peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan teknis komunikasi darurat, operasional radio, hingga navigasi lapangan.
Selain penguatan internal, ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. ORARI Balangan, menurutnya, harus terintegrasi dengan lembaga penanggulangan bencana dan instansi terkait agar mampu mendukung sistem peringatan dini secara cepat dan efektif.
Kolaborasi dengan BPBD Balangan menjadi salah satu fokus utama untuk memastikan komunikasi darurat dapat berjalan tanpa hambatan saat kondisi krisis terjadi.
Saiful juga menegaskan bahwa peningkatan profesionalisme anggota menjadi kunci utama agar ORARI tidak hanya eksis sebagai komunitas, tetapi benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin ORARI Balangan tidak hanya aktif, tetapi juga responsif, terlatih, dan siap membantu kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, ORARI Lokal Balangan diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam sistem komunikasi darurat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di daerah. (sry)













