MEDIAKITA.CO.ID – Terobosan baru dalam pola penyerapan aspirasi publik digulirkan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif. Melalui program bertajuk “SAPU AMAS” (Sambangi dan Pungut Aspirasi Masyarakat), ia turun langsung ke sejumlah sekolah untuk menyerap suara dari akar rumput tanpa sekat birokrasi.
Langkah ini menandai pendekatan baru yang lebih progresif—legislatif tidak lagi menunggu laporan, tetapi aktif mendatangi masyarakat. Sekolah dipilih sebagai titik awal karena dinilai sebagai pusat pembentukan kualitas sumber daya manusia sekaligus cermin kondisi riil pembangunan di daerah.
Dalam setiap kunjungan, Saiful Arif membuka ruang dialog terbuka bersama kepala sekolah, guru, hingga siswa. Beragam persoalan mengemuka, mulai dari keterbatasan fasilitas belajar, kebutuhan sarana prasarana, hingga tantangan teknis dalam proses pendidikan sehari-hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“SAPU AMAS ini kami jalankan agar aspirasi tidak berhenti di atas kertas. Kami ingin mendengar langsung, melihat langsung, dan memastikan tindak lanjutnya jelas,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan langsung seperti ini mampu menghasilkan data yang lebih akurat dibanding laporan administratif yang sering kali tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan. Ia menegaskan, sektor pendidikan harus menjadi prioritas karena menyangkut masa depan daerah.
Tak hanya menyerap aspirasi, Saiful Arif juga memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang fungsi dan peran DPRD. Ia ingin generasi muda memahami bagaimana kebijakan publik dibentuk serta pentingnya partisipasi dalam demokrasi.
“Anak-anak perlu tahu bahwa DPRD bukan hanya lembaga formal, tetapi juga representasi suara masyarakat, termasuk mereka sebagai generasi penerus,” jelasnya.
Program SAPU AMAS dirancang sebagai gerakan berkelanjutan. Setelah sektor pendidikan, kegiatan ini akan diperluas ke berbagai elemen masyarakat lainnya, mulai dari komunitas, pelaku usaha, hingga kelompok masyarakat di tingkat desa.
Melalui pola jemput bola ini, Saiful Arif berharap hubungan antara DPRD dan masyarakat semakin dekat, sekaligus memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpijak pada kebutuhan nyata warga.
“Kalau kita ingin pembangunan tepat sasaran, maka kita harus mendengar langsung dari masyarakat. Itu yang menjadi semangat utama SAPU AMAS,” tegasnya. (sry)













