Sebanyak 176 Penyuluh Pertanian Banjar Beralih Jadi Pegawai Pusat Mulai 2026

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Sebanyak 176 penyuluh pertanian yang bertugas di Kabupaten Banjar akan beralih status menjadi pegawai pusat mulai Januari 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025 mengenai penguatan peran penyuluh dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Perubahan status tersebut menandai pergeseran pola pembinaan penyuluh yang sebelumnya berada di bawah pemerintah daerah, kini langsung dikoordinasikan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Kebijakan ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran penyuluh di lapangan.

Di Kabupaten Banjar sendiri, 176 penyuluh ini selama ini mendampingi kelompok tani di 270 desa dan kelurahan. Kondisi di lapangan menunjukkan satu penyuluh kerap menangani dua wilayah sekaligus, sehingga kebutuhan pendamping pertanian masih cukup besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Retno Sri Muwarni, menyebutkan bahwa perubahan status ini diharapkan dapat memperbaiki pola kerja dan memperkuat dukungan pembinaan kepada petani.

Baca Juga:  Wawali Banjarbaru, Wartono Meninjau Langsung Gerakan Pangan murah

“Kami menyambut baik kebijakan ini. Harapannya setelah menjadi pegawai pusat, kebutuhan penyuluh di desa-desa bisa terpenuhi. Idealnya satu desa memiliki satu penyuluh agar pendampingan dapat berlangsung lebih efektif,” kata Retno, Jumat (7/11/2025).

Meskipun beralih menjadi pegawai pusat, kata Retno, para penyuluh tetap akan menjalankan tugas pendampingan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Kolaborasi dua pihak dianggap menjadi kunci agar program peningkatan produksi dan swasembada pangan dapat berjalan berkesinambungan.

“Sinergi tetap harus dijaga. Kami di daerah tetap memfasilitasi program, sementara pembinaan teknis akan diperkuat dari pusat. Tujuannya tetap sama, memastikan petani kita maju dan hasil produksi meningkat,” pungkasnya.

Dengan kebijakan ini, pemerintah daerah juga berharap ada penambahan tenaga penyuluh baru, mengingat kebutuhan pendampingan langsung kepada petani terus meningkat setiap tahunnya. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promosi ke Kejati Kalsel, Radityo Wisnu Aji Tinggalkan Sejumlah Inovasi Penegakan Hukum di Kejari Banjar
Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan
Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian
Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar
KPU Banjar Catat 445.272 Pemilih pada PDPB Triwulan II 2026, Gen Z dan Milenial Mendominasi
DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar
DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun
Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Promosi ke Kejati Kalsel, Radityo Wisnu Aji Tinggalkan Sejumlah Inovasi Penegakan Hukum di Kejari Banjar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:38 WIB

DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar

Berita Terbaru