Sutradara Ungkap Tantangan Produksi Film “Saru 2”, Angkat Drama Keluarga dan NilaiJanji

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 04:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Proses produksi film Saru 2 menghadirkan tantangan yang lebih kompleks dibandingkan film pertamanya. Hal tersebut diungkapkan Sutradara Saru 2, Syamsul Alam Suriadzin, saat menceritakan dinamika selama pembuatan film yang juga menjadi media promosi pariwisata Kabupaten Banjar.

Syamsul menyebut, sejak tahap awal produksi, Saru 2 sudah dirancang dengan skala yang lebih matang. Jumlah kru yang lebih banyak serta kebutuhan teknis yang lebih proper menjadi pembeda utama dibandingkan Saru 1.

“Kalau Saru 2 ini warnanya jauh lebih banyak. Kru lebih banyak, cerita juga lebih kompleks, sehingga tantangannya otomatis lebih berat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, tantangan produksi tidak hanya datang dari sisi teknis, tetapi juga dari faktor eksternal seperti cuaca, waktu, dan penyesuaian kondisi lapangan selama proses pengambilan gambar berlangsung.

Untuk proses produksi, film Saru 2 menjalani syuting selama delapan hari penuh. Sementara tahap pascaproduksi memakan waktu lebih dari satu bulan hingga film siap ditayangkan ke publik.

“Syutingnya delapan hari, tapi pascaproduksi cukup panjang karena banyak detail yang harus disempurnakan,” jelas Syamsul.

Baca Juga:  DPW Partai Ummat Kalsel Kembali Berkurban, Bagikan Daging dan Voucher BBM Gratis untuk Ojol serta Warga sekitar

Terkait anggaran, Syamsul menegaskan bahwa produksi film ini sepenuhnya menyesuaikan dengan kemampuan dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Banjar. Ia menyebut nominal anggaran ada, namun tidak dipublikasikan ke publik.

Dalam sisi cerita, Saru 2 menghadirkan pendekatan yang berbeda dibandingkan film sebelumnya. Jika Saru 1 lebih menonjolkan unsur petualangan, Saru 2 justru fokus pada drama keluarga yang sarat pesan moral.

“Pesan utama film ini adalah tentang menepati janji kepada siapa pun, serta kasih sayang orang tua kepada anak. Dua hal itu sangat ditonjolkan,” ungkapnya.

Syamsul menilai pendekatan drama keluarga dipilih agar pesan film lebih dekat dengan kehidupan masyarakat dan mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Sementara itu, terkait pemilihan judul Saru, Syamsul menjelaskan bahwa nama tersebut berasal dari istilah “saruan” yang sederhana dan dekat dengan keseharian masyarakat Banjar.

“Awalnya simpel saja, terinspirasi dari kebiasaan saruan. Tidak dibuat rumit, yang penting mudah diingat,” pungkasnya.

Film Saru 2 diharapkan tidak hanya menjadi tontonan hiburan, tetapi juga mampu menyampaikan pesan moral sekaligus memperkuat promosi pariwisata Kabupaten Banjar melalui medium film.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

123 BPK se-Kabupaten Banjar Dikumpulkan, Koordinasi Penanganan Karhutla Diperkuat
Sekda Banjar: Lebih dari 60 Persen APBD Terserap Lewat Pengadaan
Pemkab Banjar Perkuat Relawan Karhutla dengan 350 Jaket dan BBM Rp50 Juta
Karhutla Banjar Capai 2.086 Hektare, Saidi Mansyur Pastikan Pemkab Turun Tangan
Dinas PMD Banjar Monitoring dan Evaluasi Pemerintahan Desa Rantau Bujur
Peringati Maulid Nabi, Desa Sungai Kitano Hadirkan Habib Fahmi Bin Hamid Ba’bud
Desa Gunung Ulin Wakili Kabupaten Banjar di Penilaian PHBS Tingkat Provinsi
Peringatan Maulid Nabi di Raudhatussibyan, Pambakal Sungai Rangas Ulu Harapkan Ini untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 03:43 WIB

123 BPK se-Kabupaten Banjar Dikumpulkan, Koordinasi Penanganan Karhutla Diperkuat

Senin, 14 September 2026 - 03:42 WIB

Sekda Banjar: Lebih dari 60 Persen APBD Terserap Lewat Pengadaan

Senin, 14 September 2026 - 03:39 WIB

Pemkab Banjar Perkuat Relawan Karhutla dengan 350 Jaket dan BBM Rp50 Juta

Senin, 14 September 2026 - 03:35 WIB

Karhutla Banjar Capai 2.086 Hektare, Saidi Mansyur Pastikan Pemkab Turun Tangan

Rabu, 9 September 2026 - 08:38 WIB

Peringati Maulid Nabi, Desa Sungai Kitano Hadirkan Habib Fahmi Bin Hamid Ba’bud

Berita Terbaru