MEDIAKITA.CO.ID – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mendapat perhatian langsung Presiden RI Prabowo Subianto. Usai meninjau kondisi di lapangan, arahan Kepala Negara segera ditindaklanjuti jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai.
Presiden Prabowo datang ke Kalimantan Tengah pada Sabtu (22/8/2026) untuk melihat secara langsung kondisi karhutla dan kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah.
Dalam peninjauan tersebut, Prabowo memastikan pemerintah terus memantau perkembangan karhutla sekaligus memperkuat langkah mitigasi agar kebakaran tidak semakin meluas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Situasi kita ikuti terus, kita lakukan langkah-langkah mitigasi. Alhamdulillah ini berjalan terus. Semua pejabat melaporkan kebutuhan-kebutuhannya, tiap hari kita tambahkan,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, dukungan terhadap petugas di lapangan terus ditingkatkan. Pemerintah menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari helikopter hingga peralatan untuk memperoleh sumber air.
“Helikopter-helikopter, alat-alat dan mesin bor untuk air, semua perlengkapan kita penuhi,” tegasnya.
Arahan Presiden tersebut langsung direspons Kodam XXII/Tambun Bungai. Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin turun ke lapangan untuk melakukan survei lokasi yang akan digunakan sebagai titik pembangunan sumur bor.
Pembangunan sumur bor menjadi bagian dari langkah antisipasi menghadapi kondisi kekeringan sekaligus mendukung penanganan apabila terjadi kebakaran. Sumber air yang tersedia di sekitar wilayah rawan diharapkan mempercepat proses pemadaman ketika titik api ditemukan.
Sehari setelah kunjungan Presiden, bantuan tahap pertama juga mulai berdatangan untuk memperkuat penanganan karhutla. Dukungan tersebut melengkapi kesiapan personel dan sarana yang sudah berada di lapangan.
Langkah cepat ini menjadi bentuk tindak lanjut atas arahan Presiden agar kebutuhan penanganan karhutla terus dipenuhi sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Penanganan karhutla sendiri dilakukan dengan mengedepankan pencegahan dan kesiapsiagaan. Selain pemadaman, pemantauan wilayah rawan serta penyediaan sumber air menjadi bagian penting dalam menghadapi cuaca kering.
Kodam XXII/Tambun Bungai bersama TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran dan relawan terus memperkuat koordinasi. Upaya bersama tersebut diarahkan untuk mempercepat respons sekaligus mencegah karhutla meluas di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.













