Gubernur Kalsel Ajak UMKM Harus Bersiap Hadapi Program Prioritas Nasional

- Penulis

Senin, 30 Juni 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Bimtek Pengembangan Kehidupan Berkoperasi bagi Masyarakat/Komunitas UMKM yang digelar oleh Dinas KOperasi dan UKM Kalsel. Foto – MC Kalsel untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID- Gubernur Kalimantan Selatan melalui Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan (Dinaskop Kalsel), Gusti Yanuar Noor Rifai, mengajak pelaku UMKM di daerah untuk bersiap menghadapi program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang sebagian besar mensyaratkan peran aktif koperasi, ini disampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Kehidupan Berkoperasi bagi Kelompok Masyarakat/Komunitas UMKM di salah satu hotel di Banjarmasin.

“Ini momen yang sangat tepat bagi Bapak Ibu yang ingin membentuk koperasi atau bergabung dalam koperasi, termasuk Koperasi Merah Putih yang saat ini sedang ramai dibahas,” ujarnya di hadapan 39 peserta dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel, Senin (30/6/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gusti Yanuar menjelaskan, salah satu program unggulan presiden adalah makan bergizi gratis yang membutuhkan dukungan dari koperasi.

“Program makan siang gratis itu butuh dapur-dapur besar, dan syaratnya harus berbadan hukum koperasi. Ini peluang besar bagi koperasi dan UMKM untuk terlibat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyinggung tentang keberadaan Koperasi Merah Putih yang sudah mulai terbentuk di Kalimantan Selatan, program prioritas lainnya yang disampaikan adalah rencana pembangunan Sekolah Rakyat di tiap kabupaten/kota, yang juga membuka peluang bagi koperasi sektor pangan.

Baca Juga:  Desa Rantau Bujur Salurkan Bantuan Pangan Beras Periode Juli-September 2026

“Sekolah ini akan menampung 1.000 siswa, dengan konsumsi tiga kali sehari, bayangkan, berapa banyak kebutuhan pangan yang bisa dikelola oleh koperasi kita,” katanya.

Lebih jauh, Gusti Yanuar mengaitkan kebijakan tersebut dengan visi dan misi Presiden Prabowo, salah satunya tentang kemandirian bangsa melalui sumber daya pangan, energi, dan ekonomi kreatif.

“Kita akan selaraskan dengan program di provinsi dan kabupaten/kota. Visi presiden nomor 6 sangat jelas: membangun dari desa, dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” jelasnya.

Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 30 Juni – 1 Juli 2025, serta menghadirkan narasumber, di antaranya Kepala Dinaskop Kalsel, Direktur LKMP-KUMK, dan Notaris NPAK.

Kegiatan ini bertujuan agar peserta memiliki pemahaman yang baik tentang kehidupan berkoperasi, sekaligus menjadi cikal bakal anggota koperasi yang aktif dan berdaya saing.

“Kami harap setelah pelatihan ini, Bapak Ibu bisa menjadi pelopor koperasi yang siap bersaing dan berperan dalam program nasional,” tutup Gusti Yanuar. (adv/MC Kalsel)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru