Banjarbaru Hadapi Lonjakan Sampah, DPRD Minta Implementasi Perda Diperkuat

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 01:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari SE, menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan pelaksanaan Perda Nomor 5 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Sampah. Menurutnya, pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga agar volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat ditekan.

Hal itu disampaikan Emi dalam kegiatan bertema “Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Menuju Banjarbaru Bersih dan Berkelanjutan” yang digelar di Aula Kelurahan Syamsudin Noor, Senin (20/10/2025). Kegiatan ini melibatkan para pengurus bank sampah dari Kelurahan Ulin Timur dan Syamsudin Noor.

Emi mengungkapkan, peningkatan timbunan sampah di Banjarbaru memerlukan strategi pengelolaan yang lebih serius. Apalagi, status Banjarbaru kini telah menjadi Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini timbunan sampah rata-rata mencapai 190 ton per hari. Jika dirata-ratakan, satu warga menghasilkan sekitar 0,7 kilogram sampah setiap hari,” jelasnya.

Ia menambahkan, kapasitas TPA Banjarbaru diperkirakan hanya mampu bertahan sekitar tiga tahun ke depan bila tidak ada langkah pengurangan dari sumber.

Karena itu, DPRD melalui fungsi pengawasan mendorong agar Perda terkait pengelolaan sampah dijalankan secara optimal, terutama dengan memaksimalkan peran bank sampah pada tingkat kelurahan.

“Kita ingin masyarakat terbiasa memilah dan mengolah sampah di rumah. Bank sampah harus menjadi penggerak perubahan pola pikir menuju lingkungan yang bersih dan berkelanjutan,” tegas politisi PAN tersebut.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pelatihan mengelola sampah organik menggunakan teknologi eco-engine, termasuk praktik membuat produk bernilai ekonomi seperti pupuk, sabun cair, sabun cuci piring, hingga bahan lulur.

Baca Juga:  Muhidin Ingatkan Dana Transfer Pusat Dimanfaatkan Secara Optimal untuk Kepentingan Masyarakat

“Pendekatannya bukan sekadar sosialisasi. Masyarakat perlu praktik langsung supaya tahu bahwa sampah bisa jadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai,” ujarnya.

Menurut Emi, pengelolaan sampah berbasis sumber tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga dapat membantu ekonomi rumah tangga.

“Kalau sampah bisa dikelola dan hasilnya digunakan atau dijual, tentu memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” tambahnya.

Pemerintah Kota Banjarbaru sendiri menargetkan pengurangan timbunan sampah hingga 30 persen atau sekitar 57 ton per hari. Karena itu, keberadaan bank sampah di tingkat lingkungan menjadi ujung tombak edukasi warga.

Saat ini di Kecamatan Landasan Ulin terdapat sekitar 25 unit bank sampah, Guntung Manggis 9, Syamsudin Noor 10, Ulin Timur 3, dan Guntung Payung 3 unit.

Ke depan, DPRD bersama Pemkot Banjarbaru akan melakukan pembinaan berkelanjutan bagi para pengurus bank sampah. Emi juga membuka peluang pelaksanaan reses tematik langsung di lingkungan warga untuk memperkuat kesadaran pengelolaan sampah.

“Bank sampah harus berada di garis depan dalam membangun kesadaran masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, akademisi Dr. Eng. Akbar Rahman ST., MT. yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menyatakan dukungannya.

“Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah. Kita perlu mengubah pesan dari ‘buang di tempatnya’ menjadi ‘kelola di rumahmu’,” katanya.

Akbar menilai, edukasi langsung kepada warga merupakan metode yang paling efektif untuk menekan jumlah sampah yang masuk ke TPA.

“Ini contoh sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin,” tutupnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Staf Sekretariat DPRD Banjar Dipanggil Polda Kalsel, Pimpinan: Sebatas Klarifikasi
HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM
Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik
Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025
DPRD dan Pemkab Balangan Sepakati KUA-PPAS 2027, Anggaran Didorong Lebih Inklusif dan Berdampak bagi Masyarakat
Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya
Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Staf Sekretariat DPRD Banjar Dipanggil Polda Kalsel, Pimpinan: Sebatas Klarifikasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025

Berita Terbaru

Bisnis

Sensible Medical insurance Preparations

Rabu, 26 Agu 2026 - 10:31 WIB