Gunakan Teknologi Drone, Desa Sungai Kitano Jadi Pusat Gerakan Tanam Padi Serempak, Pembakal Mahlan Mengapresiasi

- Penulis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) RI bersama berbagai elemen sektor pertanian sukses menggelar Gerakan Tanam Serempak nasional. Di Kabupaten Banjar, aksi nyata ini dipusatkan di Lahan Brigade Pangan Karya Bersama Modern, Desa Sungai Kitano, Kecamatan Martapura Timur pada Sabtu (18/7/2026).

Langkah taktis ini menjadi bagian dari program akselerasi indeks pertanaman pada lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) guna mengejar target Swasembada Pangan Nasional. Hebatnya, pergerakan di lapangan ini terintegrasi secara virtual dengan pusat gerakan nasional di Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Warsita, beserta jajarannya berhadir langsung mengawal jalannya penanaman. Tampak pula perwakilan dari BBPP Binuang, Camat Martapura Timur, unsur Forkopimcam, Koordinator BPP Binuang, hingga para petani setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gerakan Tanam Serempak ini difokuskan di lokasi Oplah tahun anggaran 2024 dan 2025, serta pemanfaatan lahan Corporate Social Responsibility (CSR) 2025,” ujarnya.

Pada tahap awal percontohan di area persawahan Desa Sungai Kitano, komoditas padi ditanam serentak di atas lahan seluas kurang lebih 1 hektar. Menariknya, sistem pertanian modern mulai unjuk gigi di area ini. Pemanfaatan teknologi canggih seperti drone pertanian dikerahkan langsung di atas pematang sawah untuk efisiensi pemetaan dan perawatan lahan.

Baca Juga:  Kinerja Positif, PTAM Intan Banjar Mulai Peremajaan Pipa dan Perluasan Jaringan

Di tempat yang sama, Pembakal (Kepala Desa) Sungai Kitano, Mahlan, memberikan tanggapan positif sekaligus menaruh harapan besar terhadap implementasi program Brigade Pangan ini.

“Kami atas nama warga dan pemerintah desa sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kepercayaan menjadikan Desa Sungai Kitano sebagai titik pusat gerakan ini,” ujar Mahlan di sela-sela kegiatan.

Mahlan menambahkan bahwa sentuhan teknologi modern dan keterlibatan tim Brigade Pangan membawa angin segar bagi petani lokal. Dirinya optimistis pola penanaman yang lebih terstruktur ini mampu mendongkrak produktivitas dan indeks pertanaman yang selama ini kerap terbentur kendala musim.

“Aparatur desa bersama warga berkomitmen penuh menjaga keberlanjutan dan memaksimalkan pengelolaan lahan Oplah ini ke depan. Harapan kami, produktivitas padi melonjak secara konsisten dan kesejahteraan ekonomi masyarakat penggarap ikut terangkat,” pungkasnya. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi
Satlinmas Banjar Dibekali Kemampuan Hadapi Situasi Darurat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM

Berita Terbaru