Bang Qomal Serap Aspirasi Warga Loktabat Utara, Soroti Drainase, Lalu Lintas, dan Lapangan Kerja

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bang Qomal reses di Dapil 1 Kelurahan Loktabat Utara. Foto – Raden

MEDIAKITA.CO.ID – Reses Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, Putra Qomaluddin Attar Nurriqli atau Bang Qomal, di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kelurahan Loktabat Utara dipenuhi beragam aspirasi warga, Kamis (2/10/2025). Mulai dari persoalan drainase, kepadatan lalu lintas, hingga kebutuhan lapangan kerja dan modal usaha, semuanya menjadi perhatian untuk diperjuangkan di DPRD.

Bang Qomal menyampaikan, banyak warga mengeluhkan drainase yang kurang memadai serta kondisi jalan yang semakin padat. Beberapa persimpangan di wilayah tersebut bahkan kerap memicu kecelakaan, sehingga diperlukan penanganan serius dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, banyak masukan dari warga. Mulai soal drainase, lalu lintas, hingga jalan yang padat. Beberapa titik persimpangan sering menimbulkan kecelakaan, sehingga perlu dipasang lampu merah dan peningkatan aspek keamanan,” jelasnya.

Antusias warga yang mengikuti reses. Foto – Raden

Selain infrastruktur, Bang Qomal juga mencatat adanya kebutuhan warga terkait lapangan kerja dan modal usaha. Dalam kesempatan reses, ia sekaligus mensosialisasikan program Koperasi Merah Putih sebagai salah satu peluang pengembangan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Hotel Aeris Gagal Gelar Pesta Kembang Api tersandung Surat Edaran Wali Kota Banjarbaru

“Koperasi Merah Putih ini adalah salah satu program prioritas pemerintah selain MPI. Manfaat dan peluangnya besar, tapi warga juga harus aktif. Jangan berdiam diri, ajukan sesuatu, karena ini potensi bersama yang harus diserap dan digerakkan,” ujarnya.

Soal banjir, Bang Qomal mengingatkan bahwa persoalan drainase yang tidak teratur menjadi penyebab utama. Ia menyebut ada pemukiman yang padat tanpa saluran air memadai, sehingga rawan menjadi “bom waktu” bagi warga.

“Kalau debit air tinggi, banjir memang rawan terjadi. Ada rumah tapi tidak ada salurannya, ini harus menjadi perhatian bersama dan tentu akan kita dorong agar ditangani pemerintah,” tegasnya.

Bang Qomal berharap hasil reses kali ini benar-benar bisa bermanfaat bagi masyarakat Loktabat Utara. Ia menekankan perlunya sinergi antara warga dan pemerintah agar aspirasi tidak sekadar disampaikan, tetapi juga dapat direalisasikan.

“Harapannya, warga Loktabat Utara bisa memanfaatkan informasi ini, ikut bergerak, tidak hanya diam. Aspirasi ini butuh kerja sama, termasuk dalam hal administrasi, agar bisa terealisasi,” pungkasnya. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Staf Sekretariat DPRD Banjar Dipanggil Polda Kalsel, Pimpinan: Sebatas Klarifikasi
HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM
Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik
Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025
DPRD dan Pemkab Balangan Sepakati KUA-PPAS 2027, Anggaran Didorong Lebih Inklusif dan Berdampak bagi Masyarakat
Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya
Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Staf Sekretariat DPRD Banjar Dipanggil Polda Kalsel, Pimpinan: Sebatas Klarifikasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Hari Jadi ke 76 ; Perdagangan Jadi Primadona Investasi di Kabupaten Banjar, Ini Sektor Lain yang Dilirik

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kado Dihari Jadi ke 76, Investasi Kabupaten Banjar Melonjak dan Tembus Rp2,65 Triliun pada 2025

Berita Terbaru

Bisnis

Sensible Medical insurance Preparations

Rabu, 26 Agu 2026 - 10:31 WIB