BPBD Banjar Catat 20 Titik Panas, Pemkab Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 01:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul munculnya 20 titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Banjar hingga Juli 2026. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Karhutla yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar di Aula Kantor DPRKPLH, Martapura, Kamis (25/6/2026).

Rakor dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H Yudi Andrea didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha. Kegiatan dihadiri perwakilan BMKG, TNI, Polri, instansi vertikal, relawan, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Yudi Andrea mengatakan rakor merupakan tindak lanjut Instruksi Gubernur Kalimantan Selatan dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi musim kemarau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kabupaten Banjar, sepanjang 2025 terjadi 61 kasus karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai lebih dari 189 hektare. Sementara pada periode Januari hingga Juli 2026 tercatat lima kejadian karhutla yang menghanguskan sekitar 39,8 hektare lahan.

“Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah antisipasi dini menjadi semakin penting karena BMKG memprakirakan musim kemarau tahun ini berlangsung lebih kering, dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada Juli hingga September.

Karena itu, pemerintah daerah meminta para camat, lurah, dan kepala desa terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan juga akan tetap dilakukan secara profesional.

Baca Juga:  Komisi I Soroti Kondisi SDN 2 Landasan Ulin Utara, Sengketa Lahan Masih Belum Selesai

“Pemerintah daerah juga meminta para camat, lurah, hingga kepala desa untuk terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain itu, penegakan hukum secara profesional akan tetap dilakukan terhadap pelanggar yang memicu terjadinya kebakaran,” ujarnya.

Yudi berharap sinergi seluruh pihak dapat menekan risiko bencana selama musim kemarau sehingga Kabupaten Banjar tetap aman dan tangguh menghadapi ancaman karhutla.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha memastikan personel, peralatan, serta sumber daya dari berbagai instansi telah disiagakan, termasuk dukungan dari TNI, Polri, dan para relawan.

Menurutnya, setelah Posko Utama diaktifkan, BPBD juga akan mengoperasikan tiga titik strategis, yakni Posko Utama BPBD, Posko Martapura Barat, dan Posko Cintapuri Darussalam untuk mempercepat respons apabila terjadi kebakaran.

Selain penanganan karhutla, BPBD juga mengantisipasi dampak kekeringan dan krisis air bersih. Bantuan distribusi air bersih dan tandon telah disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Pondok Pesantren Berutung Baru dan Kecamatan Tatah Makmur.

“Masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih diimbau untuk segera mengajukan surat permohonan resmi melalui pihak desa yang diketahui oleh camat agar distribusi dapat segera dilakukan,” pungkas Wasis. (adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promosi ke Kejati Kalsel, Radityo Wisnu Aji Tinggalkan Sejumlah Inovasi Penegakan Hukum di Kejari Banjar
Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan
Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian
Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar
KPU Banjar Catat 445.272 Pemilih pada PDPB Triwulan II 2026, Gen Z dan Milenial Mendominasi
DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar
DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun
Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Promosi ke Kejati Kalsel, Radityo Wisnu Aji Tinggalkan Sejumlah Inovasi Penegakan Hukum di Kejari Banjar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Rotasi 91 ASN, Pemko Banjarbaru Terapkan Manajemen Talenta dalam Pengisian Jabatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:38 WIB

DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar

Berita Terbaru