BPSBP Kalsel Perkuat Sertifikasi Benih Sawit Demi Keberlanjutan Perkebunan

- Penulis

Kamis, 29 Mei 2025 - 04:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Perkebunan (BPSBP) terus memperkuat komitmen mendukung pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

Salah satu langkah nyata diwujudkan lewat kegiatan sertifikasi benih kelapa sawit yang dilaksanakan pada 28 Mei 2025 di Desa Martadah, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan itu, Tim Pengawas Benih Tanaman (PBT) melakukan pemeriksaan lapangan terhadap benih kelapa sawit varietas Sriwijaya 5 berusia 11–12 bulan yang ditangkarkan oleh CV. Tunas Borneo Sampurno.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan dilakukan mulai dari penelusuran dokumen asal usul benih hingga verifikasi fisik meliputi jumlah benih, kondisi pelepah, warna daun, dan kesehatan tanaman. Semua proses mengacu pada standar yang tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pedoman Produksi, Sertifikasi, Peredaran, dan Pengawasan Benih Tanaman Kelapa Sawit.

Baca Juga:  Sembilan Pelanggan Dapat Program Deposit Oktober, PTAM Intan Banjar Tawarkan Cara Hemat Bayar Tagihan Air

Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi, menegaskan pentingnya sistem sertifikasi benih sebagai pondasi peningkatan kualitas komoditas kelapa sawit di daerah.
“Langkah awal BPSBP Kalsel dalam mendukung pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan adalah memastikan benih yang beredar di masyarakat merupakan benih unggul, bersertifikat, dan berlabel resmi,” ujarnya, Kamis (29/5/2025).

Ia menambahkan, penyediaan benih berkualitas tak hanya meningkatkan produktivitas petani, tetapi juga menjaga kesinambungan usaha perkebunan di tingkat hulu.
“Satu benih unggul bersertifikat adalah satu langkah menuju masa depan yang lebih baik bagi masyarakat perkebunan. Inilah komitmen kami untuk kesejahteraan petani dan keberlanjutan sektor perkebunan di Kalsel,” tambahnya.

Melalui kegiatan sertifikasi ini, BPSBP Kalsel berharap para penangkar benih dan pelaku usaha perkebunan semakin patuh terhadap regulasi serta berperan aktif menjaga mutu benih yang beredar di lapangan. (adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru