MEDIAKITA.CO.ID – Komisi III DPRD Kota Banjarbaru memastikan kondisi kualitas air di kawasan operasional PT Galuh Cempaka masih aman, usai melakukan pengecekan lapangan, Kamis (16/4/2026).
Pengecekan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran limbah di wilayah tersebut.
Dalam pemeriksaan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), tim melakukan pengukuran langsung kadar pH air di lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru, H. Muhammad Syahrial, menyebut hasil pengukuran menunjukkan pH air berada di kisaran 6 hingga 7, yang masih tergolong kategori baik.
“Dari hasil pengecekan, kualitas air dinyatakan masih aman. Memang ambang batas optimal bisa mencapai 9, tapi kondisi saat ini masih aman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, laporan masyarakat sebelumnya mengarah pada dugaan pencemaran limbah. Namun setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, kondisi tersebut dipengaruhi faktor alami.
“Ada air laut yang masuk ke wilayah Sungai Maluka dan lahan pertanian warga sehingga menyebabkan rasa asin. Itu faktor alam, bukan berasal dari limbah perusahaan,” jelas Syahrial yang akrab disapa Bang Iyal.
Meski demikian, Komisi III menegaskan akan tetap menjalankan fungsi pengawasan dengan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara langsung.
Lebih lanjut, ia menyebut PT Galuh Cempaka secara rutin menyampaikan laporan pengelolaan limbah kepada DLH. Meski perizinan pertambangan berada di pemerintah pusat, perusahaan tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah.
“Secara periodik mereka melaporkan ke DLH. Walaupun izin di pusat, mereka tetap menghormati wilayah operasional di Banjarbaru dengan menyampaikan laporan secara berkala,” katanya.
Selain itu, DPRD juga mengapresiasi kontribusi perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi masyarakat sekitar tambang. Namun, dewan mendorong agar nilai bantuan tersebut dapat terus ditingkatkan.
“Kami menyambut baik adanya CSR, tapi ke depan diharapkan bisa lebih ditingkatkan untuk masyarakat sekitar,” tutupnya. (rdn)













