Dispar Kalsel Dorong Pokdarwis Banjar Kuasai Story Telling dan Bahasa Inggris

- Penulis

Rabu, 28 Mei 2025 - 04:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Story Telling bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Banjar. Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah provinsi dalam meningkatkan kapasitas pengelola wisata agar mampu berkomunikasi dengan wisatawan, khususnya mancanegara.

Pelatihan ini fokus pada peningkatan kemampuan peserta dalam menyusun dan menyampaikan cerita menarik tentang destinasi wisata, budaya, serta sejarah daerah. Salah satu poin penting yang ditekankan adalah penggunaan bahasa Inggris dalam penyampaian story telling.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, melalui Sekretaris Dispar Kalsel, Tanwiriah, mengatakan kemampuan berbahasa Inggris masih menjadi tantangan bagi sebagian besar Pokdarwis. Padahal, wisatawan asing yang datang ke Kalsel semakin meningkat setiap tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk story telling, saya rasa mereka sudah memiliki wawasan bagus. Hanya saja kemampuan berbahasa Inggris masih perlu diperkuat. Ini harus menjadi perhatian bersama antara Dispar provinsi dan kabupaten,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu (28/5/2025).

Ia menambahkan, Dispar Kalsel berencana mengusulkan program pelatihan story telling berbasis bahasa Inggris pada tahun 2026 mendatang agar kompetensi SDM pariwisata di daerah semakin meningkat.

Baca Juga:  FJB dan PT AGM Perkuat Silaturahmi Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Banjar, Irwan Jaya, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini sangat penting untuk memperkuat kemampuan Pokdarwis dalam mengemas cerita yang menarik dan komunikatif kepada wisatawan.

“Semoga pelatihan ini memberi manfaat nyata bagi Pokdarwis di Kabupaten Banjar dan mampu berdampak pada peningkatan kunjungan wisata,” ucapnya.

Salah satu narasumber, Bayu Bastari Setiawan, memperkenalkan metode 3L — Lokasi, Legenda, dan Layanan — sebagai cara mudah untuk menulis dan menyampaikan cerita destinasi wisata. Ia menilai pendekatan ini efektif untuk promosi berbasis narasi lokal yang kuat.

Sarkani, perwakilan Pokdarwis Murung Batu Laba, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pengelola wisata di daerahnya. “Kami banyak belajar cara menyusun cerita yang menarik dan pentingnya bahasa Inggris untuk menjangkau wisatawan luar negeri,” katanya.

Murung Batu Laba sendiri dikenal memiliki keindahan panorama alam semi pantai dan menjadi lokasi favorit untuk camping, glamping, serta wahana air seperti jet ski dan kano. Selain meningkatkan daya tarik wisata, pengelolaan yang baik juga membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. (adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru