DPRD Banjarbaru Respons Sorotan Presiden soal Penataan Spanduk dan Baliho

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto – Istimewa

MEDIAKITA.CO.ID – Pasca kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kalimantan Selatan, perhatian publik tertuju pada tatanan spanduk dan baliho di Kota Banjarbaru. Anggota DPRD Banjarbaru dari Fraksi Gerindra, Syamsuri, menanggapi sorotan tersebut, menekankan bahwa penertiban reklame bukan berarti pelarangan total, melainkan penataan agar tetap estetis sambil tetap menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Presiden Prabowo menyoroti banyaknya spanduk dan baliho yang dinilai mengganggu estetika kota saat berpidato pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Senin (3/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan agar pemerintah daerah menertibkan iklan yang berlebihan, karena “Turis datang tidak mau melihat spanduk.”

Syamsuri menjelaskan, maksud Presiden adalah imbauan untuk menata baliho dan spanduk agar lebih rapi, khususnya sepanjang jalur dari bandara menuju lokasi acara. Menurutnya, beberapa baliho berukuran besar tetap menjadi sumber PAD melalui pajak reklame, sedangkan spanduk kecil yang dipasang sembarangan kemungkinan tidak berkontribusi pada PAD.

Baca Juga:  Apresiasi Pelanggan Disiplin, PTAM Intan Banjar Gratiskan Tagihan 35 Orang

“Bukan berarti baliho dan spanduk tidak boleh. Boleh, tapi harus ditata. Ada tempat yang diperbolehkan dan ada yang tidak. Mungkin itu maksud Presiden,” jelas Syamsuri.

Ia menambahkan, penertiban reklame tetap memperhatikan kontribusinya terhadap PAD, seperti baliho besar yang tiangnya terbuat dari beton atau besi. Sementara baliho kayu atau spanduk kecil yang ditempel sembarangan kemungkinan besar tidak masuk PAD.

Sementara itu, Kabid Penegakan Produk Hukum Satpol PP Banjarbaru, Denny Mahendra, menegaskan bahwa pihaknya belum menerima arahan resmi untuk melakukan penertiban.

“Belum ada (arahan). Tapi kalau ada perintah dari pimpinan, pasti akan ditindaklanjuti,” katanya.

Dengan demikian, penataan spanduk dan baliho di Banjarbaru menjadi fokus agar tetap estetis, selaras dengan imbauan Presiden, namun tetap menjaga kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Banjarbaru Beri Masukan, Perubahan APBD 2026 Fokus Program Prioritas
Reses di Loktabat Utara, Qomal Tampung Aspirasi Karang Taruna dan Fasilitas Warga
Staf Sekretariat DPRD Banjar Dipanggil Polda Kalsel, Pimpinan: Sebatas Klarifikasi
HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Jalan Santai HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Banjarbaru Perkuat Kebersamaan Warga
Dua Nara Sumber Dihadirkan Dalam Kegiatan FGD RSD Idaman
Ketua DPRD Banjarbaru: Kemerdekaan Harus Wujudkan Masyarakat Makmur dan Sejahtera
Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 02:01 WIB

DPRD Banjarbaru Beri Masukan, Perubahan APBD 2026 Fokus Program Prioritas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Reses di Loktabat Utara, Qomal Tampung Aspirasi Karang Taruna dan Fasilitas Warga

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Staf Sekretariat DPRD Banjar Dipanggil Polda Kalsel, Pimpinan: Sebatas Klarifikasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:55 WIB

Jalan Santai HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Banjarbaru Perkuat Kebersamaan Warga

Berita Terbaru